Chapnews – Ekonomi – Inovasi pertanian di tengah kota kembali mencuri perhatian. Di kawasan Sunter, Jakarta, sekelompok petani sukses mengubah lahan tidur menjadi sumber rezeki melimpah. Pada Sabtu, 5 September 2026, mereka berhasil memanen hingga 1.500 ikat daun kemangi segar dalam satu kali putaran, sebuah bukti nyata bahwa lahan yang selama ini terbengkalai memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan.
Dari data yang diperoleh chapnews.id, setiap ikat daun kemangi dihargai Rp270 dan langsung didistribusikan ke Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara. Keberhasilan panen ini bukan fenomena tunggal. Para petani mengklaim mampu memanen dua kali dalam sebulan, dengan estimasi hasil mencapai 1.500 ikat untuk setiap siklus panen. Ini berarti, dalam sebulan, mereka bisa menghasilkan sekitar 3.000 ikat kemangi dari lahan yang semula tidak produktif.

Inisiatif pemanfaatan lahan tidur ini menjadi sorotan dan contoh inspiratif, khususnya bagi warga perkotaan yang memiliki area kosong namun belum termanfaatkan. Dengan perencanaan matang dan teknik budidaya yang tepat, lahan yang semula dianggap tidak produktif kini bertransformasi menjadi kebun produktif yang menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Langkah ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, tetapi juga menunjukkan ketangguhan dan kreativitas para petani dalam menciptakan peluang ekonomi di tengah keterbatasan lahan.

