Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira bagi masyarakat! Pemerintah tengah mematangkan rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam skema transfer tunai langsung, dengan uji coba dijadwalkan pada kuartal I-II tahun 2027. Besaran bantuan yang diestimasi mencapai Rp5,4 juta per keluarga menjadi sorotan utama, menjanjikan angin segar bagi stabilitas ekonomi rumah tangga.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa persiapan matang sedang dilakukan. Pemerintah, kata Luhut, fokus pada pengolahan data penerima bansos agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan efisien.

"Kami menargetkan akhir tahun ini seluruh proses data selesai. Kemudian, pada awal tahun depan, tepatnya kuartal I-II, kita akan memulai fase uji coba," jelas Luhut saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Mekanisme penyaluran bansos ini, lanjut Luhut, akan diimplementasikan dalam bentuk transfer tunai langsung. Kendati demikian, pemerintah akan menyertakan skema pengaturan khusus, seperti penggunaan kupon, untuk memastikan dana bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukan.
"Bansos ini pada akhirnya akan kami salurkan secara tunai. Namun, kami mungkin akan menggunakan sistem kupon agar penggunaannya tepat sasaran, misalnya untuk pembelian kebutuhan pokok seperti telur, ayam, dan bukan untuk hal-hal yang tidak produktif seperti judi online atau minuman keras," tegasnya.
Mengenai estimasi besaran bantuan, Luhut menyebutkan bahwa perhitungan awal menunjukkan angka sekitar Rp5,4 juta per keluarga. Angka ini, menurutnya, merupakan hasil dari upaya efisiensi dan penghematan yang signifikan, yang berpotensi mencapai Rp1.200 triliun. Namun, Luhut menekankan bahwa keputusan final terkait jumlah pasti bantuan akan sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
"Besaran ini masih menunggu persetujuan Presiden. Dari perhitungan kami, dengan adanya efisiensi, potensi penghematan bisa mencapai Rp1.200 triliun," imbuhnya.
Rencana ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam sistem penyaluran bansos di Indonesia, memastikan bantuan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Ikuti terus perkembangan berita ini hanya di chapnews.id.


