Chapnews – Ekonomi – PT Pertamina Gas (Pertagas) menunjukkan kinerja operasional yang gemilang pada semester I-2026, dengan mencatatkan penyaluran gas bumi yang masif mencapai 1.606 MMSCFD. Tak hanya itu, produksi LPG oleh anak perusahaan dan perusahaan patungan juga melampaui target, mencapai 479,78 ton per hari, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan, di mana produksi LPG tercatat 6,5% di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sementara itu, realisasi regasifikasi juga tidak kalah impresif, mencapai 163,27 BBTUD, melampaui target RKAP sebesar 13%. Penyaluran minyak bumi juga stabil di angka 151.881 BOPD, melengkapi kontribusi Pertagas dalam distribusi energi.

Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menekankan bahwa keandalan infrastruktur adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. "Bagi kami, keandalan infrastruktur adalah salah satu bentuk pelayanan yang paling nyata. Di balik setiap energi yang sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran agar kebutuhan energi dapat terpenuhi secara aman dan berkesinambungan," ujar Agung dalam keterangan resminya, yang diterima chapnews.id di Jakarta.
Saat ini, Pertagas mengelola jaringan pipa gas bumi sepanjang 2.991 kilometer dan pipa minyak bumi sepanjang 605 kilometer. Jaringan infrastruktur yang luas ini krusial untuk memastikan kelancaran distribusi energi serta menjaga konektivitas pasokan antar wilayah di Indonesia, mendukung berbagai sektor industri dan kebutuhan masyarakat.
Komitmen Pertagas terhadap pelanggan juga tercermin dari tingkat kepuasan yang tinggi. Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) pada tahun 2026 mencapai 4,46, meningkat 2,53% dibandingkan tahun sebelumnya, menempatkan perusahaan dalam kategori "Sangat Puas". Ini menjadi indikator kuat bahwa layanan Pertagas diterima dengan baik oleh para mitranya.
Kinerja positif ini tidak lepas dari peran Pertagas sebagai tulang punggung distribusi energi bagi berbagai sektor strategis. Pelanggan utamanya meliputi sektor kelistrikan dan pupuk, diikuti oleh petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, hingga jaringan gas kota, menunjukkan diversifikasi peran perusahaan dalam ekosistem energi nasional.
Direktur Komersial Pertagas, Ryrien Marisa, menambahkan bahwa pelanggan adalah mitra strategis yang mendorong perusahaan untuk terus berinovasi. "Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, menghadirkan layanan yang lebih baik, lebih responsif, lebih solutif sesuai dengan kebutuhan pelanggan," pungkas Ryrien, menegaskan fokus Pertagas pada peningkatan kualitas layanan berkelanjutan.


