Chapnews – Nasional – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menegaskan, pihaknya akan menyiagakan sejumlah personel di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta, guna mengantisipasi praktik parkir liar yang kerap memicu kemacetan parah saat pelaksanaan Salat Id. Komarudin mengimbau masyarakat untuk mengikuti petunjuk dan arahan petugas yang ada di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas.
Secara khusus, Komarudin memperingatkan jemaah yang akan menunaikan Salat Id di Masjid Istiqlal agar tidak tergiur mengikuti arahan juru parkir liar. "Kami juga mengimbau agar tidak mengikuti petunjuk yang biasanya banyak diberikan oleh juru parkir liar, yang justru hanya akan membuat sumbatan ataupun permasalahan di ruas jalan," tutur Komarudin, seperti dikutip chapnews.id. Tindakan ini krusial guna menghindari penumpukan kendaraan dan kemacetan parah yang seringkali diakibatkan oleh parkir sembarangan di bahu jalan.

Ruas Jalan Juanda, sebagai salah satu akses utama menuju Masjid Istiqlal, kerap dipenuhi kendaraan yang parkir secara ilegal saat momen Idulfitri. Fenomena ini berulang kali menyebabkan kemacetan di berbagai ruas jalan sekitar masjid.
Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian akan disiagakan di berbagai titik strategis guna mengatur arus lalu lintas dan mencegah parkir liar. Personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 juga akan turut dikerahkan untuk pengamanan.
Selain itu, Komarudin juga mengonfirmasi bahwa kepolisian telah memulai pengamanan untuk pelaksanaan Salat Id jemaah Muhammadiyah yang berlangsung hari ini, Jumat. "Sebentar lagi kita akan melaksanakan kegiatan pengamanan Salat Id untuk saudara-saudara kita Muhammadiyah, ya. Jam setengah 6 nanti kita sudah gelar, ada di beberapa titik seperti salah satunya di Menteng yang terbesar," jelasnya. Persiapan pengamanan untuk Salat Id esok hari di lokasi lain pun telah dimatangkan.
Penetapan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah oleh pemerintah jatuh pada 21 Maret 2026 setelah sidang Isbat pada Kamis (19/3). Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal pada Jumat, 20 Maret 2026, sesuai Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025.
Sebelumnya, Komarudin juga telah mengimbau masyarakat Ibu Kota untuk tidak melakukan konvoi saat merayakan malam takbiran demi menjaga ketertiban dan keamanan. Untuk mengamankan berbagai kegiatan selama perayaan Lebaran, tidak kurang dari 557 personel gabungan TNI-Polri disiagakan di lokasi-lokasi yang diprediksi akan ramai dikunjungi warga, termasuk di ruas Jalan Sudirman-Thamrin. "Karena ada beberapa ruas jalan yang nantinya akan kita rekayasa, termasuk antisipasi sekiranya banyak antusias masyarakat yang akan datang ke tempat ini," pungkas Komarudin.


