Ads - After Header

Mantan Mentan Bantah Ambisi Pimpin PPP!

Ahmad Dewatara

Mantan Mentan Bantah Ambisi Pimpin PPP!

Chapnews – Nasional – Mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menanggapi isu yang mengaitkannya dengan bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dalam keterangannya kepada wartawan di Makassar, Jumat (6/6), Amran tegas menyatakan, "Kita urus pangan saja dulu." Pernyataan ini muncul setelah namanya mencuat sebagai kandidat kuat untuk memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut.

Kabar keterlibatan Amran bahkan dikait-kaitkan dengan kedekatannya dengan pengusaha Haji Isam. Namun, Haji Isam sendiri telah membantah isu tersebut dan menyatakan tidak ada upaya untuk mendukung Amran dalam perebutan kursi Ketua Umum PPP.

Mantan Mentan Bantah Ambisi Pimpin PPP!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Rapih Herdiansyah, juga membantah kabar partai tengah mencari figur eksternal untuk memimpin. Ia menuding M. Romahurmuziy atau Rommy, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, sebagai pihak yang gencar menghembuskan isu tersebut. "Bukan PPP yang sedang mencari, tapi ada pihak-pihak, mungkin lebih tepatnya agak rajin memunculkan nama itu, ya Mas Rommy," ujar Rapih dalam wawancara di kanal Youtube chapnews.id.

Rapih menegaskan, keputusan akhir mengenai Ketua Umum PPP sepenuhnya berada di tangan pengurus DPW dan DPC PPP di seluruh Indonesia sebagai pemilik suara dalam Muktamar mendatang. "Mereka (DPC-DPW) pemilik suaranya. Yang mungkin sekarang menyodorkan nama-nama itu belum tentu punya hak suara, nah pemilik suara ada di muktamar, ya kita serahkan, kita percayakan di forum muktamirin itu," tegasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer