Ads - After Header

Misteri Jasad dalam Sleeping Bag di Jakbar

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Sebuah peristiwa tragis yang menggemparkan warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini mulai menemui titik terang. Penemuan jasad seorang pria muda berinisial MF (24) yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah kamar kos telah mengungkap rangkaian kronologi yang mengejutkan pihak kepolisian dan masyarakat luas.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, membeberkan bahwa penemuan jasad tersebut bermula dari rasa khawatir keluarga korban. MF diketahui sudah beberapa hari tidak dapat dihubungi oleh kakak kandungnya, Fani. Sebelum kehilangan kontak, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang sedang menurun kepada pihak keluarga.

Misteri Jasad dalam Sleeping Bag di Jakbar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Karena merasa cemas, Fani memutuskan untuk mengirimkan makanan melalui layanan pesan antar daring (ojek online) ke alamat indekos adiknya. Tak hanya sekadar mengirim makanan, Fani juga menitipkan pesan khusus kepada pengantar makanan tersebut agar membantu mengecek keberadaan MF di lokasi.

"Pengantar makanan bernama Haidir Muhammad menerima pesanan dari Fani. Selain mengantar makanan, ia juga diminta untuk memastikan kondisi korban karena sudah tidak ada komunikasi selama beberapa hari," ungkap Kombes Nasriadi dalam keterangan resminya.

Setibanya di lokasi, pengantar makanan tersebut meminta bantuan kepada penjaga kos bernama Nila untuk menunjukkan letak kamar korban. Namun, saat mereka mencoba mengetuk pintu kamar, tidak ada jawaban sama sekali dari dalam. Upaya untuk membuka pintu menggunakan kunci cadangan pun menemui jalan buntu karena pintu ternyata terkunci rapat dari dalam.

Setelah mendapatkan persetujuan dari penjaga kos dan kakak korban, pintu kamar akhirnya didobrak paksa. Saat pintu terbuka, pemandangan mengerikan langsung menyambut mereka. MF ditemukan dalam posisi telentang dengan seluruh tubuhnya terbungkus kain hitam yang menyerupai sleeping bag. Kondisi ini sempat memicu spekulasi liar di media sosial, di mana warga menyebut korban meninggal dalam kondisi menyerupai mumi.

Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Barat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban yang mengarah pada tindak penganiayaan.

Meski demikian, polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan di dalam kamar tersebut. Beberapa botol obat-obatan ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya adalah satu botol obat Chlorofrm Lem Aclyric, satu botol Super Rush, dan satu botol Vanessa Co. Temuan ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik.

Saat ini, jenazah MF telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Pihak kepolisian juga tengah mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap apakah kematian ini murni karena sakit atau ada faktor lain yang terlibat. Melansir informasi dari chapnews.id, penyelidikan masih terus berjalan intensif.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer