Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), atau yang dikenal sebagai MNC Bank, pada Minggu (13/9/2026), menegaskan bahwa keamanan dana serta kepercayaan nasabah adalah prioritas utama dan mutlak yang tidak bisa ditawar. Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya sebuah video di media sosial yang menarasikan dugaan kehilangan dana oleh nasabah di bank tersebut.
Menanggapi video viral yang menimbulkan pertanyaan publik, pihak MNC Bank menyatakan tengah melakukan pendalaman detail peristiwa secara menyeluruh. Langkah ini diambil guna merumuskan tindakan respons yang paling tepat dan komprehensif.

Dalam keterangan resminya, MNC Bank menekankan komitmennya untuk selalu menjalankan seluruh aktivitas perbankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan penuh terhadap regulasi yang ditetapkan oleh otoritas keuangan di Indonesia. "Keamanan dana dan kepercayaan nasabah merupakan pilar fundamental yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun," tegas MNC Bank.
Lebih lanjut, MNC Bank juga tengah mengkaji kemungkinan adanya unsur pencemaran nama baik atau fitnah dalam video yang beredar, yang berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Bank menegaskan keseriusannya dalam menegakkan hukum terhadap setiap pelanggaran yang terjadi.
Secara mengejutkan, dalam konteks penegakan hukum ini, MNC Bank turut mengungkapkan bahwa komitmen tersebut juga berlaku bagi pelanggaran yang dilakukan oleh mantan karyawannya. Saat ini, salah satu eks karyawan MNC Bank telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penggelapan dana. Kasus tersebut sedang dalam tahap penyidikan intensif oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat.
Dengan demikian, MNC Bank menegaskan keseriusannya dalam menjaga integritas operasional dan melindungi kepentingan nasabah dari segala bentuk kejahatan perbankan, termasuk yang melibatkan pihak internal sekalipun. Berita ekonomi terkini dan terpercaya dapat terus Anda ikuti melalui chapnews.id.

