Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Kebijakan perampingan struktur anak dan cucu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digulirkan pemerintah mendapat dukungan, namun diiringi peringatan serius dari kalangan pekerja. Serikat Pekerja (SP) PT Patra Logistik menekankan pentingnya menjaga fungsi strategis, terutama distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), agar tidak terganggu oleh upaya efisiensi tersebut.
Upaya efisiensi yang bertujuan memangkas birokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan daya saing BUMN ini dinilai perlu mempertimbangkan karakteristik unik, kompetensi, serta fungsi strategis masing-masing entitas. Nanda Hidayat Masyudi, Ketua SP PT Patra Logistik, menyatakan dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia terkait kebijakan streamlining atau perampingan BUMN. Namun, ia mengingatkan agar implementasinya tidak mengorbankan kemampuan negara dalam mengendalikan sektor-sektor vital.

"Efisiensi kami dukung penuh. Tetapi jangan sampai atas nama efisiensi negara justru kehilangan instrumen strategis dalam mengendalikan distribusi BBM. Untuk sektor ini, kendali negara harus tetap utuh," tegas Nanda, seperti dikutip dari chapnews.id pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurut Nanda, distribusi BBM bukan sekadar aktivitas komersial pengangkutan dan pemindahan produk. Lebih dari itu, ia merupakan elemen krusial dalam rantai ketahanan energi nasional karena berdampak langsung pada sektor transportasi, industri, perdagangan, logistik, hingga seluruh aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan yang seragam tanpa melihat kebutuhan bisnis dan kepentingan strategis setiap perusahaan dianggap kurang tepat dan berpotensi menimbulkan gangguan yang luas.


