Ads - After Header

Peluang Emas! RI Targetkan CPTPP, Apa Untungnya?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah Indonesia secara agresif mengejar target menjadi anggota penuh Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) pada tahun 2027. Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari visi besar untuk memperkuat daya saing nasional dan mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045, dengan harapan membuka gerbang pasar internasional yang lebih luas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa keanggotaan dalam CPTPP akan memberikan peluang perdagangan dan investasi yang masif, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok regional dan global. "Ketentuan dalam CPTPP sebagian besar sudah selaras dengan berbagai perjanjian internasional yang telah kita sepakati, seperti WTO, RCEP, ASEAN, dan proses aksesi OECD. Jadi, kita hanya perlu sedikit penyesuaian regulasi domestik untuk memenuhi komitmen tersebut," jelas Airlangga, seperti dikutip chapnews.id pada Minggu (5/7/2026).

Peluang Emas! RI Targetkan CPTPP, Apa Untungnya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Proses aksesi Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan. Pada 26 Juni 2026, dalam Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 yang digelar secara virtual, para Menteri CPTPP menyetujui dimulainya diskusi persiapan (preparation discussion) bersama Filipina, Indonesia, dan Uni Emirat Arab (UEA). Tahap ini krusial sebagai fondasi sebelum pembentukan Accession Working Group (AWG), yang akan mengarah pada keanggotaan penuh.

CPTPP sendiri adalah perjanjian perdagangan bebas berstandar tinggi yang diakui sebagai salah satu blok perdagangan paling vital di dunia. Saat ini, CPTPP beranggotakan 12 negara, termasuk Jepang, Kanada, Australia, Inggris, Singapura, dan Meksiko, yang secara kolektif menyumbang sekitar 15 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global dan mencakup pasar hampir 600 juta penduduk. Bergabungnya Indonesia diharapkan dapat melipatgandakan akses pasar ekspor, meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperdalam keterlibatan dalam rantai nilai global.

Dukungan internasional juga mengalir deras. Inggris, misalnya, secara konsisten menyatakan dukungannya terhadap pengajuan Indonesia untuk bergabung dengan CPTPP, menunjukkan kepercayaan komunitas global terhadap potensi ekonomi Indonesia dan komitmennya dalam memperkuat kerja sama perdagangan multilateral.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer