Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan performa impresif, memberikan sinyal positif bagi pasar modal domestik. Pada Senin, 29 Juni 2026, indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut dibuka melesat 0,61 persen, langsung bertengger di level 5.932.
Momentum penguatan IHSG tak berhenti di pembukaan. Hanya dalam satu menit perdagangan, IHSG terpantau melanjutkan kenaikan menjadi 0,41 persen, bergerak di kisaran 5.920. Data chapnews.id mencatat, sebanyak 237 saham berhasil menghijau, sementara 184 saham melemah, dan 538 saham lainnya stagnan. Aktivitas transaksi awal cukup bergairah, dengan nilai mencapai Rp349 miliar dan volume perdagangan 437 juta lembar saham.

Namun, tidak semua indeks mencatatkan kinerja positif. Indeks LQ45 justru terlihat melemah 0,46 persen ke posisi 581, begitu pula dengan indeks MNC36 yang terkoreksi 0,35 persen ke 255, dan IDX30 yang turun 0,47 persen ke 329. Di sisi lain, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) berhasil menguat tipis 0,22 persen ke level 343.
Performa sektoral menunjukkan gambaran yang bervariasi. Sektor-sektor yang menjadi pendorong penguatan IHSG antara lain energi, keuangan, bahan baku, teknologi, dan kesehatan. Sebaliknya, beberapa sektor harus menghadapi tekanan jual, meliputi konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, transportasi, dan industri.
Di tengah riuhnya pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers. Tiga emiten yang memimpin daftar tersebut adalah PT Sinarmas Asset Management Tbk (XSSI), PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), dan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA).

