Ads - After Header

Investor Wajib Tahu! IHSG Diprediksi Anjlok Lagi, Cek Level Krusial Ini!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan lalu dengan catatan merah, ditutup melemah signifikan pada Jumat (26/6/2026). Penurunan 1,72 persen ke level 5.896 ini disertai tekanan jual yang kuat, memicu kekhawatiran investor menjelang awal pekan. Tim riset MNC Sekuritas memperingatkan bahwa indeks berpotensi melanjutkan koreksinya pada perdagangan Senin (29/6/2026).

Menurut analisis MNC Sekuritas, pergerakan IHSG kini telah kembali berada di bawah garis MA20. Secara mingguan, indeks telah terkoreksi sebesar 4,55 persen, mencapai target koreksi minimal yang sebelumnya diproyeksikan. Dalam pandangan teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih merupakan bagian dari gelombang (b) dari gelombang [iv], mengindikasikan potensi pelemahan lebih lanjut.

Investor Wajib Tahu! IHSG Diprediksi Anjlok Lagi, Cek Level Krusial Ini!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kami memperkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784," demikian pernyataan MNC Sekuritas dalam laporan MNCS Daily Scope mereka. Meskipun demikian, ada potensi penguatan jangka pendek yang dapat menguji level 5.912-5.937.

Untuk para investor, level support krusial yang perlu diperhatikan berada di area 5.784 dan 5.594. Sementara itu, level resistance terdekat yang mungkin dihadapi IHSG adalah 6.286 dan 6.459. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan mencermati pergerakan indeks di awal pekan ini, mengingat potensi tekanan jual yang masih membayangi. Informasi lebih lanjut mengenai rekomendasi saham dan analisis pasar dapat diakses melalui platform chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer