Chapnews – Ekonomi – Presiden terpilih Prabowo Subianto kembali menggaungkan komitmennya yang kuat terhadap penguatan industrialisasi nasional. Dalam sebuah kesempatan penting, yakni Musyawarah Nasional (Munas) Hipmi XVIII di Lampung pada Rabu (10/6/2026), Prabowo secara tegas menekankan bahwa hilirisasi merupakan fondasi utama untuk membangun industri dalam negeri yang mandiri dan mampu mengolah seluruh kekayaan komoditas Indonesia di tanah air.
"Dan yang paling penting, kita akan melakukan industrialisasi. Kita akan melaksanakan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia," ujar Prabowo, menggarisbawahi visi strategisnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyerukan kepada para pengusaha muda untuk mengambil peran sentral dalam gelombang kebangkitan industri nasional ini. Ia mengingatkan pentingnya kemandirian ekonomi bangsa. "Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit, karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita tidak mau," tegasnya dengan nada penuh semangat.
Menurut Prabowo, pasar domestik Indonesia harus sepenuhnya dinikmati oleh putra-putri terbaik bangsa, bukan sekadar menjadi lahan bagi produk asing. "Pasar Indonesia harus dinikmati oleh putra-putri Indonesia. Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri," tandasnya, disambut riuh tepuk tangan peserta.
Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa perintisan industri otomotif nasional, khususnya melalui pengembangan Mobil Maung oleh PT Pindad, telah menunjukkan kemajuan signifikan. Ia bahkan menegaskan bahwa produk dalam negeri ini sudah digunakan secara luas. "Kita sudah mulai merintis sekarang. TNI sudah pakai jeep buatan putra-putri Indonesia sendiri. Sebagai Presiden, saya kini menggunakan mobil karya anak bangsa," imbuhnya.
Pernyataan visioner tersebut sontak disambut meriah dan antusias oleh para peserta Munas HIPMI XVIII. Prabowo kemudian berbagi pengalaman pribadinya mengenai penggunaan Mobil Maung, yang ia jadikan contoh nyata dukungan terhadap produk nasional. "Beberapa hari yang lalu saya dengar pembicaraan di antara anak buah saya. Mereka tanya, ‘Eh, harga mobil ini berapa ya? Harga mobil itu berapa ya?’ Saya pikir, wah, aku sudah tidak bisa lagi tanya-tanya seperti itu. Suka tidak suka, karena saya Presiden, saya harus memberi contoh nyata. Saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," cerita Prabowo, memotivasi hadirin untuk bangga dan mendukung produk buatan Indonesia.


