Chapnews – Nasional – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kekaguman dan apresiasi mendalam atas progres pemulihan pascabencana yang luar biasa cepat di Aceh Tamiang, Aceh, menyusul musibah yang melanda sebagian wilayah Sumatra pada akhir tahun lalu. Ia secara khusus menyoroti kecepatan pemulihan yang digerakkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) di bawah komando Kasatgas, Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo usai menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, yang berlokasi di kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang, pada Sabtu (21/3). Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Kasatgas PRR Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

"Ya, perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah, hampir 100 persen [tidak ada lagi yang di tenda]. Di tenda sudah tidak ada lagi [pengungsi], 100 persen," tegas Prabowo, menggambarkan keberhasilan penanganan pengungsi yang kini seluruhnya telah menempati hunian yang layak.
Presiden juga menyampaikan kebanggaannya melihat situasi di lingkungan pengungsian yang kini berangsur normal dan kondusif. Para penyintas bencana telah menempati huntara yang disiapkan pemerintah, menandai transisi penting dari kondisi darurat. Selain itu, akses listrik yang krusial bagi kehidupan sehari-hari juga dilaporkan hampir pulih sepenuhnya di wilayah terdampak. Pemerintah, melalui berbagai kementerian dan lembaga, terus mendistribusikan bantuan esensial kepada masyarakat.
"Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas, semua aparat, dari TNI, Polri, dari BNPB, PU, Pemda, semua K/L yang kerja luar biasa. Mereka kerja luar biasa, bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, dan di provinsi-provinsi lain," tutur Prabowo, melayangkan pujian setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras yang luar biasa.
Momen Idulfitri ini juga dimanfaatkan Presiden Prabowo untuk menyampaikan selamat Idulfitri 1447 H, serta menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumatra yang terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan di Aceh Tamiang ditutup dengan peninjauan langsung lokasi huntara oleh Presiden bersama Kasatgas Tito. Mereka juga menggelar halal bihalal dengan masyarakat setempat, yang dilanjutkan dengan pembagian bingkisan Lebaran berupa paket sembako dan perlengkapan ibadah secara simbolis kepada warga Aceh Tamiang.


