Chapnews – Nasional – Ribuan personel gabungan kepolisian disiagakan untuk mengamankan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu (19-20/7). Pengamanan super ketat ini dilakukan mengingat pentingnya acara tersebut dan kehadiran tamu VVIP.
Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol Engkos Sarkosi, mengungkapkan fokus pengamanan terpusat di dua lokasi: Graha Saba Buana dan Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Di Graha Saba Buana, sekitar 500 personel akan berjaga. Sementara itu, pengamanan di Edutorium UMS akan melibatkan 1.000 personel gabungan dari Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar.

Jumlah personel yang signifikan ini, menurut Engkos, disesuaikan dengan skala kongres yang dihadiri sekitar 100 tamu VVIP, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. "Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden menjadi tanggung jawab Paspampres. Kami fokus pada acara dan kelancaran arus kendaraan," jelas Engkos.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Agung Yudiawan, menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan penyelenggara untuk rekayasa lalu lintas. Peserta kongres akan diangkut menggunakan shuttle bus dari hotel-hotel terdekat menuju venue untuk meminimalisir kemacetan. "Peserta diimbau tidak membawa kendaraan pribadi," tegas Agung.
Meskipun Solo kerap mengalami kepadatan lalu lintas di akhir pekan, Agung memastikan pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas, termasuk pengalihan arus sebagai langkah terakhir jika diperlukan. "Pengalihan arus hanya akan dilakukan jika kepadatan benar-benar tak terkendali," tambahnya. Pengamanan Kongres PSI di Solo ini menjadi bukti kesiapan aparat keamanan dalam menjaga kelancaran dan keamanan acara berskala nasional.


