Ads - After Header

Revolusi Logistik: Kereta Angkut Sapi & Hasil Bumi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Logistik, akan segera mengoperasikan layanan pengangkutan komoditas pangan, hasil bumi, bahkan ternak hidup menggunakan moda kereta api. Terobosan ini dijadwalkan mulai bergulir pada November 2026, menandai upaya signifikan dalam memperkuat rantai distribusi pangan nasional.

Langkah strategis ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara KAI Logistik dengan PT Bogantara Indo Transport. Kemitraan ini digadang-gadang akan memperluas konektivitas logistik antardaerah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur kereta api untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.

Revolusi Logistik: Kereta Angkut Sapi & Hasil Bumi!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menegaskan pentingnya inisiatif ini. Menurutnya, komoditas pangan merupakan bagian strategis dari kehidupan masyarakat yang menuntut sistem distribusi aman, andal, terjadwal, serta mampu menjangkau sentra produksi hingga pusat konsumsi secara efektif.

"Kerja sama ini tidak hanya berbicara mengenai distribusi dan logistik, tetapi juga mengenai bagaimana sebuah sinergi menghadirkan solusi logistik baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat," jelas Yuskal, seperti dikutip chapnews.id.

Melalui kemitraan ini, kereta api akan dimanfaatkan untuk mengangkut beragam hasil bumi seperti sayur dan buah, komoditas pangan, hingga yang paling unik, hewan ternak berupa sapi hidup. Rute yang disepakati adalah Banyuwangi-Jakarta pulang-pergi. Proyek ambisius ini direncanakan berlangsung selama empat tahun, terhitung sejak November 2026 hingga Desember 2030, dengan target pengangkutan mencapai 84.200 gerbong datar selama periode tersebut.

Senada, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyoroti aspek inovatif dari pengembangan layanan ini. "Ini merupakan layanan baru dan menjadi yang pertama yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas tersebut menggunakan kereta api," ungkap Aniek, seraya menambahkan bahwa skema ini menghadirkan pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup, melalui moda kereta api.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat efisiensi logistik, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional dengan memastikan distribusi yang lebih cepat, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer