Ads - After Header

Revolusi Sedekah! Maybank Syariah Ubah Filantropi Islam

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Era digital telah membuka babak baru bagi sektor filantropi Islam di Indonesia. Melalui inovasi berbasis teknologi, upaya untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi secara rutin, sekaligus memperkuat tata kelola yang profesional dan transparan, kini semakin nyata. Transformasi ini menandai langkah maju dalam ekosistem filantropi Islam, menjadikannya lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam langkah strategis yang patut diacungi jempol, Maybank Syariah turut serta menggerakkan roda perubahan ini. Mereka menyuntikkan kapabilitas teknologi digital canggihnya ke dalam platform komunikasi dan donasi milik Hidayatullah, beserta lembaga amil zakat resminya, BMH. Terobosan paling signifikan adalah integrasi fitur pembayaran QRIS, sebuah langkah cerdas untuk menghilangkan kendala biaya transaksi perbankan yang selama ini memberatkan para donatur.

Revolusi Sedekah! Maybank Syariah Ubah Filantropi Islam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, menegaskan bahwa integrasi QRIS ini adalah jawaban konkret atas permasalahan biaya administrasi yang seringkali menjadi beban bagi para donatur. "Seringkali, jika donatur mentransfer dana dari bank yang berbeda dengan bank operasional Hidayatullah atau BMH, akan dikenakan biaya administrasi sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 melalui skema LLG atau RTGS. Melalui sistem inovatif ini, biaya-biaya tersebut kini dapat diefisiensikan secara drastis," jelas Romy dalam keterangan resminya yang diterima chapnews.id.

Dengan sistem ini, aplikasi secara otomatis akan menghasilkan kode QRIS unik untuk setiap transaksi donasi. Ini menjamin efisiensi maksimal, di mana setiap rupiah yang disalurkan oleh donatur akan sampai secara utuh kepada mereka yang membutuhkan, tanpa adanya potongan biaya. "Ini berarti porsi dana yang sampai kepada masyarakat penerima manfaat akan jauh lebih besar dan tidak tergerus biaya administrasi. Ini adalah salah satu keunggulan utama yang kami tawarkan," imbuh Romy.

Lebih dari sekadar efisiensi biaya, aspek kepraktisan juga menjadi nilai jual utama. Kini, donatur memiliki keleluasaan untuk menunaikan sedekah kapan pun dan di mana pun, hanya dengan beberapa sentuhan jari. Sistem pembayaran digital ini secara efektif menghilangkan batasan geografis dan fisik yang sebelumnya mengharuskan seseorang berada di lokasi spesifik untuk beramal.

"Donasi kini bisa dilakukan dengan nyaman dari rumah, di sela-sela jam kerja di kantor, bahkan saat beraktivitas di sekolah atau kampus. Tidak perlu lagi menunggu momen berada di masjid atau mencari kotak amal di lokasi tertentu," pungkas Romy, menggambarkan kemudahan yang ditawarkan oleh inovasi digital dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer