Ads - After Header

Rincian Biaya Pelunasan Haji 2027 Bocor

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Kabar terbaru mengenai rincian biaya perjalanan ibadah haji untuk tahun 2027 mulai menemui titik terang. Pemerintah dan otoritas terkait telah memberikan gambaran mengenai besaran biaya yang harus disiapkan oleh para calon jemaah haji untuk melakukan pelunasan. Meski total biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) mencapai angka yang cukup tinggi, jemaah dipastikan tidak perlu menanggung seluruh beban tersebut secara mandiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) per jemaah untuk tahun 1448 H atau 2027 M diperkirakan menyentuh angka Rp98.466.351. Namun, angka fantastis tersebut tidak menjadi beban langsung bagi kantong jemaah. Hal ini dikarenakan adanya skema pembagian biaya yang melibatkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan pemanfaatan dana hasil pengelolaan haji.

Rincian Biaya Pelunasan Haji 2027 Bocor
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam keterangannya di Komisi VIII DPR pada Rabu (7/10), menjelaskan bahwa setelah melalui berbagai mekanisme pengurangan, jemaah hanya perlu menyiapkan dana pelunasan rata-rata sebesar Rp23.248.825. Angka ini merupakan hasil dari perhitungan yang melibatkan setoran awal, subsidi pemerintah, serta nilai manfaat dari dana yang telah dikelola.

Secara teknis, biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditetapkan adalah sebesar Rp54.648.825. Namun, angka ini kembali menyusut setelah dikurangi dengan beberapa komponen pengurang. Pertama, jemaah telah menyetorkan uang muka atau setoran awal sebesar Rp25.000.000. Kedua, terdapat saldo nilai manfaat di rekening virtual jemaah sebesar Rp3.400.000. Terakhir, pemerintah memberikan dukungan berupa subsidi sebesar Rp3.000.000.

Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, turut memberikan penjelasan mendalam mengenai total pengeluaran riil yang akan dirasakan oleh jemaah. Menurutnya, jika ditotal secara keseluruhan, biaya yang dikeluarkan jemaah untuk berangkat haji adalah sekitar Rp48 juta.

"Jika angka pelunasan Rp23,2 juta tersebut kita jumlahkan dengan setoran awal sebesar Rp25 juta yang sudah dibayarkan sebelumnya, maka total biaya yang dikeluarkan jemaah adalah sekitar Rp48 juta," ujar Irfan menjelaskan skema tersebut.

Di sisi lain, terdapat selisih biaya yang cukup signifikan dalam struktur BPIH. Dari total biaya penyelenggaraan yang mencapai Rp98,4 juta, terdapat porsi sebesar Rp43.817.526,35 yang diambil dari nilai manfaat dana haji. Dana ini dikelola secara profesional oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menutupi kekurangan biaya operasional penyelenggaraan haji.

Dengan adanya skema ini, diharapkan para calon jemaah haji dapat melakukan perencanaan keuangan dengan lebih matang sejak dini. Transparansi mengenai rincian biaya ini menjadi krusial agar masyarakat memahami bagaimana dana haji dikelola dan bagaimana subsidi serta nilai manfaat digunakan untuk meringankan beban jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Informasi ini dapat diakses lebih lanjut melalui kanal resmi pemerintah dan laporan berkala dari BPKH melalui laman chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer