Chapnews – Nasional – Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipastikan tidak akan hadir dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada Senin (17/8) besok. SBY menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka, menjelaskan bahwa ketidakhadirannya disebabkan oleh serangkaian pemeriksaan kesehatan yang sedang dijalaninya di Amerika Serikat.
Selain itu, SBY juga absen dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di DPR pada Jumat (14/8) lalu, yang juga berkaitan dengan agenda medisnya.

Melalui keterangan video yang dirilis pada Minggu (16/8), SBY menjelaskan bahwa ia tengah berada di Rochester, Amerika Serikat. "Bulan Agustus ini, saya berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan atau medical check-up," ujarnya. Pemeriksaan ini, lanjut SBY, dijadwalkan akan rampung pada akhir bulan ini di Mayo Clinic, sebuah institusi medis terkemuka.
SBY menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang wajib ia jalani, terutama setelah menjalani operasi pengangkatan prostat pada tahun 2021. "Pemeriksaan di Mayo Clinic juga sesuai anjuran dari tim dokter kepresidenan," imbuhnya, menegaskan pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.
Dalam kesempatan yang sama, SBY tidak lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan bagi Republik Indonesia. Ia secara khusus memohon maaf karena tidak dapat turut serta merayakan momen bersejarah ini di tanah air. "Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini di hari yang bersejarah dan membahagiakan bagi bangsa Indonesia, saya ingin mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia," kata SBY, sembari menyampaikan penyesalan pribadinya atas ketidakhadirannya.
Dengan demikian, upacara peringatan kemerdekaan tahun ini akan berlangsung tanpa kehadiran salah satu mantan pemimpin bangsa yang pernah menjabat selama dua periode tersebut, dengan alasan kesehatan yang menjadi prioritas utama.


