Chapnews – Nasional – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (4/11) menyebabkan sungai meluap dan merendam ratusan rumah warga. Video yang memperlihatkan kondisi rumah-rumah terendam banjir viral di media sosial.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa luapan air sungai melimpas ke permukiman warga akibat curah hujan tinggi sejak siang hari. "Itu sungai meluap tapi masuk ke rumah warga. Anggota lagi di sana. Bukan banjir, nggak ada. Itu air sungai meluap," ujarnya kepada chapnews.id.

Menurut Dony, polisi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu warga terdampak. Pihaknya masih mendata jumlah rumah yang terendam dan memastikan keselamatan warga.
Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, menambahkan bahwa kondisi banjir masih berlangsung dan berpotensi meningkat. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain luapan sungai, Subang juga dilanda banjir rob di Kecamatan Legonkulon sekitar pukul 07.00 WIB. Air pasang meluap dan menggenangi permukiman warga di Desa Mayangan dan Desa Legonwetan.
Berdasarkan data sementara, di Desa Mayangan, 266 rumah terendam dan 347 kepala keluarga terdampak. Sementara di Desa Legonwetan, 487 rumah terendam dengan 813 kepala keluarga terdampak. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut.
BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang untuk melakukan penanganan. BPBD Kabupaten Subang juga telah melakukan asesmen langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan warga dan kebutuhan penanganan lanjutan.



