Chapnews – Ekonomi – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi menancapkan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap lini strategi dan operasional bisnis perbankan mereka. Langkah ini menandai pergeseran signifikan, di mana aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan kini menjadi fondasi utama dalam setiap keputusan pengembangan bisnis bank pelat merah tersebut.
Setiyo Wibowo, Direktur Risk Management BTN, menegaskan bahwa adopsi ESG bukan sekadar formalitas, melainkan bagian integral dari strategi jangka panjang perseroan. "Ini bukan hanya sekadar konservasi. Secara strategi besar, ini merupakan salah satu pilar penting dalam visi dan misi kami, yaitu menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan," jelas Setiyo pada Sabtu (8/8/2026), seperti dikutip dari chapnews.id.

Komitmen mendalam ini, lanjut Setiyo, telah termaktub secara jelas dalam sebuah peta jalan atau roadmap ESG BTN. Kerangka kerja ini berfungsi sebagai panduan strategis bagi Perseroan untuk memastikan bahwa setiap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola terintegrasi secara menyeluruh ke dalam setiap aktivitas perusahaan, termasuk dalam merumuskan arah pengembangan bisnis di masa mendatang.
Lebih lanjut, Setiyo memaparkan bahwa pertimbangan ESG kini menjadi filter utama dalam setiap keputusan ekspansi bisnis BTN. "Dalam setiap ekspansi bisnis, salah satu aspek yang kami nilai adalah ESG, termasuk bagaimana pengelolaan lingkungannya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa implementasi nyata dari komitmen ini dapat dilihat dari berbagai inisiatif, salah satunya adalah kegiatan penanaman mangrove yang menjadi representasi konkret bagaimana BTN menerjemahkan prinsip ESG ke dalam aksi lapangan.


