Chapnews – Nasional – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan geliatnya. Pada H-5 Lebaran, Senin (16/3), puluhan ribu kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Depok), menandakan dimulainya eksodus para pemudik. Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) melaporkan lonjakan signifikan volume lalu lintas, khususnya di gerbang-gerbang tol utama.
Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa total 83.510 kendaraan telah melintas keluar Jabodetabek menuju Merak dan Puncak Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1. Angka ini merepresentasikan kenaikan 7,82 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya berkisar 77.455 kendaraan. "Peningkatan ini menunjukkan antusiasme pemudik yang mulai bergerak lebih awal untuk menghindari kepadatan puncak," kata Widiyatmiko dalam keterangan resminya, Selasa (17/3), seperti dikutip chapnews.id.

Secara lebih rinci, GT Cikupa, yang menjadi pintu gerbang utama menuju Merak dan Sumatera, mencatat 48.217 kendaraan melintas. Jumlah ini meningkat 3,33 persen dibandingkan rata-rata harian 46.665 kendaraan. Sementara itu, GT Ciawi 1, yang mengarah ke Puncak Bogor dan sekitarnya, mengalami lonjakan yang lebih drastis. Sebanyak 35.293 kendaraan tercatat melintas, melonjak 14,62 persen, jauh di atas volume normal 30.790 kendaraan.
Pergerakan lalu lintas di wilayah Jawa Barat juga terpantau. Meskipun belum sepadat Jabodetabek, volume kendaraan yang menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya juga menunjukkan peningkatan. Total 70.386 kendaraan melintas, terjadi peningkatan 9,58 persen dibandingkan volume normal 64.235 kendaraan.
Menariknya, volume lalu lintas yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta juga menunjukkan kenaikan. Sebanyak 60.332 kendaraan tercatat melintas, menunjukkan kenaikan 6,35 persen dari volume normal 56.732 kendaraan.
Rinciannya, di GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, 36.098 kendaraan melaju menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, mengalami kenaikan 13,66 persen dari rata-rata normal 31.761 kendaraan. Sedangkan yang kembali menuju Jakarta melalui GT Cileunyi sebanyak 31.062 kendaraan, meningkat 9,33 persen dibandingkan lalu lintas normal 28.412 kendaraan.
Untuk akses ke Kota Bandung, GT Pasteur mencatat 34.288 kendaraan masuk, tercatat naik 5,59 persen dari lalu lintas normal 32.474 kendaraan. Sementara itu, volume lalu lintas yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur sebanyak 29.270 kendaraan, mengalami kenaikan tipis 3,35 persen dari rata-rata normal 28.320 kendaraan.
Berdasarkan pola pergerakan ini, Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3, yang diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026. "Jasa Marga mengimbau seluruh pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, memastikan kondisi kendaraan prima, dan memantau informasi lalu lintas terkini melalui berbagai kanal resmi," pungkas Widiyatmiko.



