Chapnews – Nasional – Sembilan prajurit TNI Angkatan Laut masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif pasca-tragedi longsor dahsyat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Kamis (5/2), tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 14 jenazah dari lokasi kejadian, namun upaya pencarian terhadap korban yang tersisa terus digencarkan.
Laksamana Pertama Tunggul, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), dalam keterangan resminya pada Kamis (5/2), mengonfirmasi bahwa Korps Marinir TNI AL secara bertahap telah melaksanakan pelepasan 14 jenazah prajurit yang berhasil ditemukan. "Upaya pencarian terhadap sembilan prajurit lainnya terus digencarkan oleh tim SAR gabungan TNI/Polri, yang mengerahkan segala sumber daya secara maksimal hingga saat ini," tegas Tunggul.

Suasana duka menyelimuti upacara pelepasan jenazah Praka Marinir (Anm) Andiko Affiari Rahmat pada Rabu (4/2). Upacara militer tersebut dipimpin langsung oleh Aspers Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono. Almarhum, seorang prajurit dari Yonif 9 Marinir, diketahui berdomisili di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Sehari sebelumnya, pada Selasa (3/2), Korps Marinir juga telah melepas tiga jenazah prajurit lain yang menjadi korban longsor. Mereka adalah Alm. Praka Mar (Anm) Dicky Yogha Priambada, Alm. Kopda Mar (Anm) Anton Karisma, dan Pratu Mar (Anm) Burton C. Silitonga.
Dalam kesempatan ini, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan agar para almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa atas pengabdian mereka. Tim SAR gabungan TNI/Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan operasi pencarian hingga seluruh prajurit yang hilang dapat ditemukan.



