Chapnews – Nasional – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (24/6). Penemuan ini menambah jumlah korban tewas menjadi tiga orang, sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang. "Korban ketiga ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan," ungkap Kepala BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus.
Operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari sejak Sabtu (21/6) akan diperpanjang empat hari ke depan. "Empat korban masih dalam pencarian," tegas Yunus. Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, menjelaskan medan yang sangat berat menjadi kendala utama. Akses menuju lokasi longsor membutuhkan waktu empat jam perjalanan menggunakan alat berat, melewati medan bebatuan yang sulit dan arus sungai deras setinggi perut orang dewasa.

"Jarak tempuh ke lokasi memakan waktu empat jam dengan menggunakan alat berat. Medannya bebatuan dan sulit diakses," jelas Rizal. Keterbatasan alat berat juga menjadi tantangan. Untuk mempercepat evakuasi, tim SAR pun menambah satu unit alat berat lagi. Luasnya area longsor semakin memperumit proses pencarian. Upaya maksimal terus dilakukan untuk menemukan empat korban yang masih hilang.



