Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira datang dari dunia layanan keuangan digital. KrediFazz secara resmi mengumumkan telah menuntaskan penanganan kasus dugaan pelanggaran etika oleh seorang petugas penagihan di Purworejo, Jawa Tengah. Insiden yang sempat memicu perbincangan hangat di media sosial pada akhir Juli lalu ini kini telah menemukan titik terang dan penyelesaian.
Direktur Utama KrediFazz, Anita Wijanto, menjelaskan bahwa investigasi internal perusahaan telah rampung sepenuhnya. Pihaknya telah mengambil langkah konkret, termasuk menghubungi langsung pengguna yang bersangkutan untuk menyampaikan hasil penanganan dan membuka saluran komunikasi guna mencapai penyelesaian terbaik bagi semua pihak.

"KrediFazz telah melakukan investigasi internal secara menyeluruh, objektif, dan adil terhadap permasalahan ini," tegas Anita. "Berdasarkan hasil investigasi tersebut, kami telah menindaklanjuti dan menyampaikan informasi kepada pengguna yang bersangkutan melalui email dan pesan, serta membuka ruang komunikasi untuk penyelesaian yang baik bagi semua pihak."
Sejak informasi mengenai insiden ini mencuat ke publik, KrediFazz tidak tinggal diam. Perusahaan segera menindaklanjuti dengan mendalami kronologi kejadian serta menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan gambaran utuh.
Sebagai bentuk komitmen kuat terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan transparansi, KrediFazz juga telah menyampaikan hasil investigasi internal ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Koordinasi aktif terus dilakukan dengan OJK terkait langkah-langkah tindak lanjut yang telah dan akan diimplementasikan. Penyelesaian kasus ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap KrediFazz sebagai penyedia layanan keuangan yang bertanggung jawab dan patuh terhadap etika serta regulasi yang berlaku.


