Ads - After Header

Viral! KAI Jember Klarifikasi Jalur KA Ditutup?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember dengan tegas membantah informasi yang beredar luas di media sosial, terkait dugaan penutupan jalur kereta api di sekitar Stasiun Tanggul, Jember, selama pelaksanaan Haul Habib Soleh Tanggul. KAI memastikan bahwa operasional kereta api tetap berjalan normal sesuai jadwal dan tidak ada penutupan jalur sama sekali.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widianto, menjelaskan bahwa video yang viral tersebut memang mengambil lokasi di area JPL 91 Stasiun Tanggul, sebuah titik yang berdekatan dengan lokasi acara haul. Namun, ia menegaskan bahwa pembatas yang terlihat dalam video, yang terbuat dari kayu atau bambu, bukanlah untuk menutup jalur kereta api.

Viral! KAI Jember Klarifikasi Jalur KA Ditutup?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Yang perlu kami luruskan adalah tidak ada penutupan jalur kereta api pada pelaksanaan Haul Habib Soleh Tanggul. Video tersebut mengambil lokasi di area JPL 91 Stasiun Tanggul. Pembatas yang terlihat merupakan bagian dari pengaturan dan pengamanan jemaah agar tidak masuk ke area emplasemen maupun jalur kereta api," kata Cahyo, Minggu (13/9), seperti dikutip chapnews.id.

Cahyo menambahkan, pemasangan pembatas tersebut bertujuan untuk mengarahkan pergerakan ribuan jemaah yang hadir, memastikan mereka tetap berada di area yang aman, sekaligus menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Ia menekankan bahwa setiap kali ada kereta api yang akan melintas, area di sekitar jalur akan disterilkan dari aktivitas jemaah.

"Jadi, bukan jalurnya yang ditutup, tetapi aktivitas jemaah di sekitar jalur yang diatur agar tidak berada di ruang operasional kereta api," jelasnya.

KAI Daop 9 Jember juga menginformasikan bahwa pelaksanaan Haul Habib Soleh Tanggul telah dikoordinasikan secara intensif dengan pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Jember. Koordinasi ini penting mengingat lokasi kegiatan yang berdekatan dengan fasilitas perkeretaapian dan potensi keramaian jemaah dalam jumlah besar.

"Kami memahami bahwa kegiatan keagamaan seperti Haul Habib Soleh Tanggul memiliki arti penting bagi masyarakat. Karena itu, yang kami lakukan adalah memastikan kegiatan tetap dapat berlangsung, namun jemaah tidak berada di area yang dapat membahayakan keselamatan mereka maupun perjalanan kereta api," ungkap Cahyo.

Menyikapi beredarnya video yang memicu kesalahpahaman, KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Cahyo meminta agar publik tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa hanya dari potongan video tanpa memahami konteks secara utuh.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang informasi yang sehat. Jika menemukan informasi mengenai operasional kereta api atau aktivitas di sekitar jalur KA yang belum jelas kebenarannya, silakan dikonfirmasi terlebih dahulu melalui kanal resmi KAI. Jangan sampai informasi yang tidak utuh justru menimbulkan kesalahpahaman," pungkas Cahyo.

KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara kegiatan, serta masyarakat. Tujuannya adalah agar setiap aktivitas di sekitar wilayah operasional perkeretaapian dapat berjalan tertib, aman, dan saling menghormati, demi keselamatan bersama.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer