Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Awal Pekan Cerah! IHSG Menguat, Sektor Ini Moncer!

Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini dengan performa yang menggembirakan. Setelah dibuka menguat sebesar 0,36 persen, IHSG langsung bertengger di level 6.197, memberikan sinyal positif bagi pasar modal Indonesia.

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak butuh waktu lama, hanya satu menit setelah bel pembukaan berbunyi, laju penguatan IHSG semakin kencang. Indeks acuan ini melonjak 0,55 persen, mencapai level 6.209. Data awal menunjukkan dominasi sentimen positif, di mana 317 saham berhasil menghijau, sementara 119 saham melemah, dan 528 saham lainnya tetap stagnan. Aktivitas transaksi di awal sesi juga cukup ramai, dengan nilai mencapai Rp413 miliar dan volume perdagangan sebanyak 622 juta lembar saham.

Kinerja positif ini tidak hanya terbatas pada IHSG. Sejumlah indeks sektoral utama lainnya juga turut menunjukkan performa cemerlang. Indeks LQ45, yang mencerminkan 45 saham paling likuid, menguat 0,73 persen ke posisi 626. Senada, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,71 persen ke level 369, diikuti oleh Indeks MNC36 yang menanjak 0,58 persen ke 274, dan Indeks IDX30 yang melesat 0,72 persen ke 354.

Mayoritas indeks sektoral kompak bergerak di zona hijau, menandakan optimisme yang merata di berbagai lini bisnis. Sektor-sektor yang mencatatkan penguatan meliputi energi, konsumer non-siklikal, keuangan, bahan baku, properti, konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, industri, dan kesehatan. Hanya sektor teknologi yang terlihat sedikit tertinggal, mencatatkan pelemahan di tengah euforia pasar.

Di antara saham-saham yang menjadi primadona pembukaan, tiga emiten berhasil memimpin daftar top gainers. Mereka adalah PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE), PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), dan PT First Media Tbk (KBLV). Kenaikan harga saham ketiga emiten ini menjadi sorotan para investor.

Sementara itu, di sisi lain, beberapa saham harus rela masuk daftar top losers. Di antaranya adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), serta dua entitas manajemen investasi, Indo Premier Investment Management dan Pinnacle Persada Investama, yang sahamnya tercatat mengalami tekanan.

Penulis: Feby Novalius

Chapnews.id berkomitmen menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan mendalam tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia melalui platform kami.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer