Chapnews – Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang kontras sepanjang pekan perdagangan pendek 20-24 Juli 2026. Di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melaju 0,34 persen mencapai level 6.196, sejumlah emiten justru harus menelan pil pahit dengan penurunan harga saham yang signifikan. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat deretan saham yang masuk kategori ‘top losers’ selama periode tersebut, di mana nama-nama seperti FILM, JELI, hingga RANS menjadi sorotan utama.
Saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) memimpin daftar emiten yang mengalami koreksi paling dalam. Perusahaan yang bergerak di sektor hiburan ini mengalami terjun bebas sebesar 29,57 persen. Harga saham FILM anjlok drastis dari Rp1.505 menjadi Rp1.060 per saham, menandai pekan yang berat bagi para investornya dan menjadi indikator tekanan jual yang kuat di segmen tersebut.

Tak hanya FILM, saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) juga tak luput dari tekanan pasar. Emiten manufaktur ini mencatat penyusutan harga sebesar 12,37 persen, bergerak dari Rp388 menjadi Rp340 per saham. Meskipun persentase penurunannya tidak sedalam FILM, koreksi ini tetap signifikan dan menarik perhatian pelaku pasar. Sementara itu, saham-saham lain seperti JELI dan RANS yang juga disebut-sebut dalam daftar top losers, turut menambah panjang daftar emiten yang performanya kurang memuaskan sepanjang pekan ini.
Statistik yang dirilis BEI pada Sabtu (25/7/2026) ini menggarisbawahi adanya tekanan jual yang kuat pada beberapa sektor, meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan tren positif. Fenomena ini menjadi perhatian bagi pelaku pasar untuk lebih cermat dalam menganalisis pergerakan saham di tengah fluktuasi ekonomi dan sentimen investor yang beragam.


