Chapnews – Nasional – Ratusan warga yang selama ini mendiami area pemakaman umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, kini memulai lembaran baru. Mereka direlokasi secara bertahap ke unit-unit Rusunawa yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kota dan pemberian hunian yang layak serta manusiawi bagi warga Jakarta.
Keberadaan warga di TPU Kebon Nanas telah berlangsung puluhan tahun, menempati lahan yang seharusnya steril dari permukiman. Kondisi sanitasi dan lingkungan yang kurang memadai, serta risiko kesehatan dan keamanan, menjadi perhatian utama pemerintah. Relokasi ini bukan sekadar pemindahan, melainkan program terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Bapak Ir. Budi Santoso, M.Si., menjelaskan bahwa proses relokasi dilakukan secara humanis dan persuasif. "Kami memastikan setiap keluarga mendapatkan unit hunian yang layak di Rusunawa. Ini bukan penggusuran, melainkan penataan dan pemberdayaan masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang lebih baik dan terdaftar secara resmi," ujarnya saat ditemui tim chapnews.id di lokasi.
Proses relokasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk pengamanan, Dinas Sosial untuk pendataan dan pendampingan, hingga Dinas Perhubungan untuk penyediaan armada pengangkut barang-barang warga. Mereka dipindahkan ke Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur, yang telah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti air bersih, listrik, serta akses ke fasilitas umum lainnya.
Salah seorang warga yang direlokasi, Ibu Rohana (58), tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. "Sudah puluhan tahun kami tinggal di sini, di antara makam-makam. Kadang takut kalau malam, apalagi kalau hujan deras. Sekarang kami punya rumah sendiri, ada kamar mandi di dalam, anak cucu bisa tidur nyenyak," tuturnya sambil mengusap air mata. Ia mengaku sempat ragu, namun setelah melihat kondisi Rusunawa, ia merasa lebih tenang.
Meskipun sebagian besar warga menyambut baik, ada pula yang merasa berat meninggalkan lingkungan lama yang penuh kenangan. Namun, kesadaran akan masa depan yang lebih baik bagi keluarga menjadi dorongan utama untuk menerima program relokasi ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan sosial dan pelatihan keterampilan bagi warga agar mereka dapat beradaptasi dan mandiri di lingkungan baru.
Dengan relokasi ini, diharapkan fungsi TPU Kebon Nanas dapat kembali sebagai area pemakaman yang tertata rapi, sementara warga penghuni mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan aman. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang manusiawi dan berkeadilan bagi seluruh warganya.


