Ads - After Header

Fitch Pangkas Outlook Utang RI, Kemenkeu: RI Punya Jurus Ampuh!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) langsung angkat bicara menyusul keputusan otoritas pemeringkat kredit global, Fitch Ratings, yang merevisi outlook atau prospek surat utang global jangka panjang milik Indonesia dari posisi stabil ke arah negatif pada level BBB. Kemenkeu menegaskan kembali komitmen teguh pemerintah dalam merawat stabilitas makroekonomi sekaligus meneruskan tradisi disiplin fiskal sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, dalam keterangan resmi yang diterima chapnews.id pada Rabu (4/3/2026), menyampaikan bahwa percepatan belanja dan stimulus ekonomi dilakukan secara terukur. "Ini untuk mempertahankan momentum pertumbuhan yang terus meningkat, dengan tetap memastikan APBN sehat dan disiplin fiskal terjaga," ujarnya.

Fitch Pangkas Outlook Utang RI, Kemenkeu: RI Punya Jurus Ampuh!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Deni memaparkan bahwa serangkaian langkah perbaikan yang diinisiasi Kemenkeu telah membuahkan hasil positif. Hal ini tercermin dari capaian pertumbuhan ekonomi yang impresif di angka 5,39 persen pada triwulan keempat tahun 2025. Selain itu, sejumlah indikator utama pergerakan aktivitas ekonomi pada permulaan tahun 2026 konsisten memperlihatkan tren pemulihan yang menggembirakan. Indikator tersebut meliputi menguatnya indeks keyakinan konsumen, purchasing manager’s index (PMI), serapan listrik untuk sektor bisnis dan industri, hingga angka penjualan kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor.

Tidak berhenti di situ, pemerintah juga terus berupaya membenahi iklim dunia usaha. Sejumlah strategi yang disiapkan mencakup langkah debottlenecking (penguraian hambatan) serta deregulasi demi memacu gairah investasi dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. Upaya ini juga dibarengi dengan memperkokoh reformasi struktural agar ketahanan ekonomi nasional makin solid.

Beralih ke ranah fiskal, lonjakan perbaikan yang mencolok juga berhasil dicatatkan. Merujuk pada pemaparan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, performa pendapatan negara pada awal tahun 2026 tampil sangat prima, dengan raihan pertumbuhan year-on-year (yoy) sebesar 9,5 persen pada bulan Januari dan melonjak hingga 12,8 persen pada Februari.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer