Ads - After Header

Geger! Ancaman Bom di SD Jagakarsa, Siswa Panik Dievakuasi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Suasana ceria hari pertama masuk sekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Senin (13/7) pagi. Sebuah ancaman bom misterius mengharuskan ratusan siswa dan tenaga pendidik dievakuasi demi keselamatan.

Insiden menegangkan ini terjadi bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), momen yang seharusnya penuh kegembiraan bagi para siswa baru. Namun, harapan akan hari pertama yang lancar sirna setelah pihak sekolah menerima teror ancaman bom.

Geger! Ancaman Bom di SD Jagakarsa, Siswa Panik Dievakuasi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan bahwa ancaman tersebut diterima melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada seorang guru kelas satu dan petugas tata usaha (TU) sekolah. "Laporannya 07.30 tapi memang di WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru liat WA-nya kita langsung datang semuanya camat lurah. Itu di-WA dijapri guru kelas satu sama TU," terang Nurma, menyoroti kecepatan respons pihak berwenang setelah laporan diterima.

Menanggapi laporan tersebut, tim elite penjinak bom dari Gegana dan Densus 88 Polri segera diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan penyisiran menyeluruh di seluruh area sekolah untuk memastikan tidak ada bahan peledak. Hasil sementara menunjukkan nihil, tidak ada bahan peledak yang ditemukan. "Ini sudah dicek Gegana dan Densus 88. Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir," tegas Nurma, memastikan proses sterilisasi masih berlangsung.

Sebagai langkah antisipasi dan prioritas utama keselamatan, seluruh siswa dan guru telah dievakuasi keluar dari gedung sekolah. Mereka diarahkan ke area yang lebih aman sembari menunggu situasi dinyatakan benar-benar kondusif.

Kabar mengenai teror ini dengan cepat menyebar luas, termasuk melalui platform media sosial. Sebuah video yang diunggah akun Instagram @depok24jam menunjukkan kehadiran intensif aparat kepolisian di lokasi kejadian, menambah ketegangan di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyisiran dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik ancaman bom palsu yang mengganggu hari pertama sekolah ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer