Ads - After Header

Aceh Utara & Bener Meriah: Darurat Berakhir, Pemulihan Dimulai!

Ahmad Dewatara

Aceh Utara & Bener Meriah: Darurat Berakhir, Pemulihan Dimulai!

Chapnews – Nasional – Dua wilayah di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah, secara resmi memasuki fase transisi dari status darurat bencana menuju tahap pemulihan. Keputusan ini diambil menyusul bencana banjir dan tanah longsor dahsyat yang melanda kedua daerah tersebut pada akhir November 2025. Dengan penetapan ini, fokus penanganan beralih dari respons cepat ke upaya rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung percepatan pemulihan. Ia mendesak pemerintah daerah yang terdampak untuk segera menyelesaikan pendataan kerusakan, memulihkan layanan dasar masyarakat, dan memperbaiki infrastruktur vital. "Fase transisi ini krusial untuk memastikan seluruh upaya pemulihan berjalan terencana, terkoordinasi, dan tepat sasaran," ujar Nasir pada Rabu (7/12).

Aceh Utara & Bener Meriah: Darurat Berakhir, Pemulihan Dimulai!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di Aceh Utara, periode transisi darurat menuju pemulihan ditetapkan selama satu bulan, berlaku mulai 6 Januari hingga 5 Februari 2026. Pelaksana Tugas Sekda Aceh Utara, Jamaluddin, menjelaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah kini adalah rehabilitasi dan rekonstruksi. Ini termasuk percepatan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang akan menjadi panduan utama. "R3P adalah acuan krusial, oleh karena itu seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bergerak cepat dalam penyusunannya," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memilih durasi transisi yang lebih panjang, yakni 90 hari, terhitung dari 7 Januari hingga 6 April 2026. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah, Ilham Abdi, menerangkan bahwa fase ini dirancang untuk menjadi jembatan antara penanganan darurat dan pemulihan komprehensif, khususnya pada sektor sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang vital bagi masyarakat terdampak.

Selama periode ini, Ilham Abdi memastikan bahwa sistem komando bencana akan tetap aktif, kebutuhan dasar warga akan terus dipenuhi, kelompok rentan mendapatkan perlindungan, dan langkah-langkah awal pemulihan sosial ekonomi akan mulai diimplementasikan.

Pemerintah Aceh juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Dukungan aktif dari warga sangat diharapkan demi kelancaran proses pemulihan, sehingga kehidupan di kedua kabupaten dapat segera kembali normal seperti sedia kala.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer