Tanjungpinang, Kepulauan Riau – Polresta Tanjungpinang sedang intensif menyelidiki dugaan kasus pembunuhan keji disertai mutilasi yang menimpa seorang istri di tangan suaminya sendiri. Insiden tragis ini, yang terjadi di Perumahan Bintan Permata Indah Ganet, Tanjungpinang, telah menggemparkan warga setempat dan menjadi perhatian serius pihak berwajib. Motif awal yang terkuak dari pemeriksaan sementara adalah sakit hati yang mendalam yang dipendam oleh pelaku.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, mengungkapkan bahwa pelaku, yang diidentifikasi sebagai N (67), diduga kuat merasa sakit hati yang telah lama terpendam akibat perkataan dan perlakuan istrinya, H (56). "Motifnya sakit hati, kepada istrinya bang. Sudah lama dipendam," jelas AKP Wamilik Mabel, sebagaimana dikutip chapnews.id pada Kamis (26/2).

Jasad korban, H (56), ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu malam (25/2). Tubuhnya terbungkus rapi dalam kantong plastik dan disembunyikan di dalam gudang rumah mereka. Petugas kepolisian dari Satreskrim Polresta Tanjungpinang segera melakukan evakuasi jasad tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
N (67), suami sekaligus terduga pelaku, sempat berupaya melarikan diri setelah kejadian. Ia diketahui kabur menggunakan sepeda motor menuju Tanjunguban Bintan, dengan niat menyeberang ke Batam. Namun, kesigapan tim kepolisian berhasil menggagalkan pelariannya. N berhasil diringkus sebelum sempat menyeberang, dan kini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, dijadwalkan akan memberikan informasi terbaru dan detail kasus ini dalam konferensi pers yang akan digelar pada Jumat (27/2) esok. Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dan analisis dari tim medis rumah sakit untuk memastikan apakah korban benar-benar dimutilasi, sebelum menyampaikan keterangan resmi kepada publik. Kasus ini terus didalami untuk mengungkap seluruh fakta di balik tragedi rumah tangga yang memilukan ini.



