Pemicu insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini berawal dari masalah sepele, yakni ketidakpuasan salah satu pihak terhadap pelayanan saat membeli sarapan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa kelompok penyerang awalnya datang untuk membeli makanan, namun merasa tidak dilayani dengan baik.
"Mungkin tidak dilayani dengan baik atau tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya," ujar AKBP Roby kepada wartawan, mengutip laporan warga. Merasa tidak terima, kelompok tersebut kemudian kembali mendatangi lokasi bersama teman-temannya dan langsung melakukan perusakan terhadap gerobak milik penjual nasi uduk.

Aksi perusakan tersebut memicu reaksi keras dari warga sekitar yang kemudian membalas menyerang kelompok pelaku. Akibatnya, bentrokan besar pun tak terhindarkan di area tersebut. Dua orang korban dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis.
AKBP Roby menambahkan, dari dua korban yang diamankan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), satu di antaranya dalam kondisi kritis saat dibawa ke rumah sakit. Sayangnya, satu korban lainnya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSCM. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi dan memproses hukum para pelaku yang terlibat.


