Ads - After Header

Dalang Penyerangan TNI Freeport Diciduk: Otak KKB Terungkap!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz berhasil membekuk satu pelaku kunci di balik insiden penembakan dan perampasan senjata api terhadap patroli TNI di wilayah Freeport, Papua. Tersangka yang diamankan adalah Kalimak Wanimbo, yang juga dikenal dengan alias Lalam Wanimbo atau Jengkol Lalam. Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam upaya penegakan hukum di Bumi Cenderawasih.

Brigjen Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (6/3), mengonfirmasi bahwa Kalimak Wanimbo berhasil diamankan pada Kamis, 5 Maret 2026. "Kami berhasil mengamankan salah satu pelaku atas nama Kalimak Wanimbo alias Lalam Wanimbo alias Jengkol Lalam," ujar Brigjen Faizal.

Dalang Penyerangan TNI Freeport Diciduk: Otak KKB Terungkap!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Brigjen Faizal menjelaskan peran sentral Kalimak dalam aksi keji yang terjadi pada 11 Februari lalu. Kalimak diidentifikasi sebagai otak atau perencana utama serangan yang dilancarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Jeki Murib. Tidak hanya merencanakan, Kalimak juga berperan sebagai perantara yang menghubungkan para pelaku dengan korban. Ia berhasil meyakinkan anggota TNI agar para pelaku dapat menumpang kendaraan patroli menuju kawasan Tembagapura.

Setelah para pelaku berhasil menumpang, kelompok KKB lainnya melancarkan serangan mendadak terhadap kendaraan TNI yang sedang menjalankan patroli rutin tersebut. Insiden tragis itu merenggut nyawa dua orang: Sertu Arifin Cepa dari unsur TNI dan seorang warga sipil bernama Erman Rustaman. Sementara itu, satu anggota TNI lainnya, Serka Hendrikus, dilaporkan mengalami luka berat akibat serangan tersebut.

Penangkapan Kalimak Wanimbo merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan terhadap pelaku lain, Nis Kogoya, yang telah lebih dahulu ditangkap pada 17 Februari di Timika. Nis Kogoya diketahui berperan sebagai penyedia kendaraan yang digunakan kelompok Jeki Murib untuk menuju rumah korban Sertu Arifin Cepa, serta turut terlibat dalam perencanaan aksi kekerasan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan mendalam, terungkap pula bahwa Kalimak Wanimbo memiliki komunikasi intens dengan salah satu pimpinan KKB lainnya, yakni Aibon Kogoya. Hal ini mengindikasikan jaringan yang lebih luas dari kelompok bersenjata tersebut.

"Kami memang harus bersabar, pelan namun pasti. Kami berkomitmen bahwa negara hadir tidak hanya untuk menjaga perdamaian di Tanah Papua, tetapi juga menegakkan hukum terhadap aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata," tegas Brigjen Faizal, menunjukkan keseriusan Satgas dalam menumpas aksi kriminalitas di Papua.

Secara terpisah, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menambahkan bahwa penangkapan Kalimak adalah bukti nyata komitmen penegakan hukum terhadap setiap aksi kekerasan yang dilakukan KKB di Papua. "Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan dalam melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus secara intensif. Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan kelompok Jeki Murib," pungkas Kombes Yusuf, menegaskan bahwa perburuan terhadap anggota KKB lainnya akan terus berlanjut hingga tuntas.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer