Chapnews – Nasional – BANYUWANGI – Sebuah insiden kebakaran mengejutkan terjadi pada Kapal Motor Penumpang (KMP) Bontang Ekspress II saat bersandar di perairan Perkampungan Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat (21/8) siang. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik ini berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa, meskipun kerugian material tak terhindarkan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Api pertama kali terlihat oleh nakhoda kapal, Denny Alexsander (50), yang mendapati ruang menyusui di lantai dua atau anjungan kapal telah dilalap si jago merah.

Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di area anjungan belakang, dekat dengan ruang menyusui tersebut. Melihat situasi genting, Nakhoda Denny segera menginstruksikan seluruh anak buah kapal (ABK) untuk bertindak cepat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia.
Tak hanya kru kapal, kepulan asap tebal dan kobaran api yang terlihat jelas menarik perhatian awak kapal lain yang tengah bersandar di dekat KMP Bontang Ekspress II. Mereka sigap memberikan bantuan dengan menyemprotkan air menggunakan selang. Sebagai langkah antisipasi, beberapa kapal di sekitar lokasi juga segera melakukan manuver mundur untuk menjauh, menghindari potensi api merambat.
Laporan kebakaran ini segera ditindaklanjuti oleh Kantor SAR Banyuwangi. Tim Rescue diberangkatkan pada pukul 14.20 WIB menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk memantau kondisi di lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
"Syukurlah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kebakaran berhasil diatasi oleh kru kapal dan disebabkan oleh korsleting listrik pada ruang menyusui di anjungan kapal," tegas Oka. Ia menambahkan bahwa meskipun tidak ada korban, kerugian material dipastikan terjadi, terutama pada hangusnya ruang menyusui di anjungan belakang.
Saat ini, kondisi KMP Bontang Ekspress II telah dinyatakan aman dan siap untuk kembali bersandar. Basarnas Banyuwangi telah berkoordinasi erat dengan sejumlah unsur, termasuk Lanal Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, KSOP Tanjung Wangi, Polsek Pelabuhan, ASDP Ketapang, serta ABK KMP Bontang Ekspress II sendiri, guna memastikan keamanan pelayaran pasca-kejadian ini.

