Chapnews – Nasional – Presiden Prabowo Subianto hari ini, Selasa (3/2), mengundang pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan penting ini diperkirakan akan membahas isu sensitif terkait potensi bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh mantan Presiden AS Donald Trump, khususnya dalam konteks perdamaian di Gaza.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis, membenarkan agenda tersebut. "Yang sampai ke saya tentang BoP," ujarnya singkat melalui pesan singkat kepada chapnews.id. Senada, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Fahrur A. Rozi, atau yang akrab disapa Gus Fahrur, juga mengonfirmasi undangan tersebut meski mengaku belum mengetahui detail pasti. "Kurang paham, mungkin sekitar polemik BoP Palestina," kata Gus Fahrur.

Board of Peace (BoP) sendiri adalah inisiatif yang diumumkan Trump pekan lalu, dengan piagamnya ditandatangani oleh sejumlah anggota dalam Forum Economic World (FEW) di Davos, Swiss. Tujuannya adalah mendorong stabilitas dan perdamaian di Gaza pascakonflik yang berkepanjangan.
Namun, keanggotaan Indonesia dalam BoP telah memicu pro dan kontra di kalangan publik. Salah satu pemicu utamanya adalah kehadiran Israel sebagai salah satu anggota dewan tersebut. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya telah menegaskan penolakannya untuk mengakui negara Palestina. Ia juga menyatakan tidak akan mengizinkan pembangunan kembali Gaza atau pendirian Negara Palestina selama Hamas belum didemiliterisasi. Sikap Netanyahu ini menambah kompleksitas diskusi mengenai partisipasi Indonesia dalam BoP.
Dalam piagam BoP, negara-negara anggota didorong untuk secara sukarela menyumbang US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk operasional badan. Negara yang bersedia membayar nominal tersebut berkesempatan menjadi anggota tetap, memberikan mereka pengaruh lebih besar dalam pengambilan keputusan terkait masa depan Gaza. Pertemuan di Istana ini diharapkan dapat menjernihkan posisi Indonesia dan mendengarkan masukan dari ormas Islam yang memiliki peran penting dalam menyuarakan aspirasi umat.



