Ads - After Header

Geger! Ma’ruf Amin Lepas Dua Jabatan Penting

Ahmad Dewatara

Geger! Ma'ruf Amin Lepas Dua Jabatan Penting

Chapnews – Nasional – Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, mengambil langkah mengejutkan dengan mengundurkan diri dari dua posisi strategis yang selama ini diembannya: Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keputusan ini dilatarbelakangi oleh faktor usia dan keinginan untuk "uzlah" atau menepi dari hiruk pikuk struktural organisasi.

Mundur dari Kursi Wantim MUI: Regenerasi dan Uzlah Struktural

Geger! Ma'ruf Amin Lepas Dua Jabatan Penting
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Surat permohonan pengunduran diri Ma’ruf Amin dari posisi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat telah diserahkan langsung kepada Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar, pada 28 November 2025. Surat tersebut kemudian dibacakan dalam rapat pimpinan MUI pada Selasa (23/12) lalu.

Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi, menjelaskan bahwa keputusan ini terkait dengan usia Ma’ruf Amin yang sudah lanjut. "Pengunduran diri tersebut berkaitan dengan usia beliau (Ma’ruf Amin) yang sudah lanjut. Dan beliau merasa sudah terlalu lama mengabdi di MUI," ungkap Masduki, seperti dikutip chapnews.id. Ma’ruf Amin memang memiliki dedikasi panjang di MUI, pernah menjabat sebagai anggota, Ketua Komisi Fatwa, Ketua Umum, hingga dua periode memimpin Dewan Pertimbangan.

Langkah ini sontak menimbulkan kejutan di kalangan internal MUI, mengingat Ma’ruf Amin baru saja terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI sebelumnya. Masduki menambahkan, Ma’ruf Amin sendiri telah memberikan sinyal terkait niatnya ini saat menyampaikan pidato pada pleno terakhir Munas.

"Alasannya karena memang Kiai Ma’ruf itu pertama memang sudah uzur ya, sepuh ya. Jadi ada semacam regenerasi, itu saya kira yang sangat penting dalam organisasi," terang Masduki, seraya menyebut usia Ma’ruf Amin kini menginjak 82 tahun. Ia juga menekankan konsep "uzlah struktural" yang diartikan sebagai keinginan untuk menepi dari kepadatan aktivitas organisasi.

Melepas Jabatan di Dewan Syuro PKB: Fokus Ibadah

Di sisi lain, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, membenarkan pengunduran diri Ma’ruf Amin dari Ketua Dewan Syuro PKB. Cak Imin mengungkapkan bahwa keputusan ini sudah disampaikan Ma’ruf kepadanya sejak lama, dan tidak hanya dari Dewan Syuro, melainkan juga dari seluruh struktur kepartaian.

"Sudah lama, benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum PKB akan uzlah: tidak lagi berkegiatan struktural baik di PKB maupun MUI dan akan tetap membantu PKB," kata Cak Imin. Alasan utama di balik pengunduran diri ini adalah keinginan Ma’ruf Amin untuk memfokuskan diri pada ibadah.

Mengenai mekanisme pergantian Ketua Dewan Syuro PKB, Cak Imin menjelaskan bahwa hal tersebut akan diserahkan kepada musyawarah para kiai dan ulama, serta melalui rapat pleno DPP PKB. Ketua DPP PKB, Daniel Johan, turut mengonfirmasi bahwa penentuan pengganti selalu merupakan hasil rembug para kiai sepuh. Keputusan Ma’ruf Amin ini menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya di kancah keagamaan dan politik nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer