Ads - After Header

Geger! Mendes PDT Usul Setop Izin Minimarket Baru, Kenapa?

Ahmad Dewatara

Geger! Mendes PDT Usul Setop Izin Minimarket Baru, Kenapa?

Chapnews – Ekonomi – Sebuah gagasan signifikan telah dilontarkan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, terkait ekspansi jaringan minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret. Mendes PDT mengusulkan agar pemerintah menghentikan penerbitan izin baru untuk pendirian minimarket-minimarket tersebut, khususnya di wilayah pedesaan.

Usulan ini bukan tanpa alasan kuat. Yandri Susanto menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap keluhan yang masif dari masyarakat, terutama para pemilik toko kelontong di desa-desa. Mereka merasa tergerus dan kalah bersaing dengan agresifnya ekspansi ritel modern yang kini merambah hingga ke pelosok desa, memadamkan semangat kewirausahaan masyarakat lokal.

Geger! Mendes PDT Usul Setop Izin Minimarket Baru, Kenapa?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Saat di Komisi V itu saya sampaikan, untuk minimarket-minimarket seperti Indomaret, Alfamart, silakan jalan. Saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang saya minta ditutup itu izin baru. Jangan sampai minimarket ini ke desa-desa, dan mematikan usaha-usaha rakyat di desa," tegas Mendes Yandri, seperti dikutip dari keterangan yang diterima chapnews.id di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Langkah pembatasan izin baru ini bertujuan untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi unit usaha warga desa dan memperkuat peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurut Yandri, program Kopdes Merah Putih merupakan instrumen vital dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di desa, sejalan dengan Astacita ke-6 yang diusung oleh Presiden Prabowo.

Kehadiran Kopdes Merah Putih dinilai sangat strategis karena keuntungan yang dihasilkan, sekurang-kurangnya 20 persen, akan dialokasikan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) dari koperasi ini nantinya akan kembali dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat di desa.

Mendes Yandri juga menekankan bahwa desa dan kelurahan memegang peranan fundamental dan strategis. Mereka adalah garda terdepan pembangunan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan ekonomi di level ini menjadi krusial.

"Sekarang, dalam rangka pemerataan ekonomi itu, Koperasi Desa Merah Putih adalah alat jitu dan akurat, untuk memastikan pemerataan itu benar-benar ada," imbuhnya.

Untuk mencapai tujuan mulia ini, Mendes PDT menyerukan agar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bersinergi. Pemanfaatan peluang yang ada diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi desa, sekaligus menjadi benteng pencegah urbanisasi serta dampak sosial negatif lainnya yang mungkin timbul.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer