Chapnews – Nasional – Gelombang tsunami setinggi 0,3 meter dilaporkan menerjang pesisir Sidangoli Gam, Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Kamis (2/4) pagi. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, memicu kekhawatiran akan potensi gelombang susulan yang lebih besar.
Air laut terpantau naik signifikan di area pesisir sekitar pukul 06.08 WIB, membuat warga setempat waspada. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjauhi area pantai untuk sementara waktu, mengingat adanya potensi gelombang susulan yang bisa terjadi.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan prediksi ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 hingga 3 meter di beberapa titik. Gempa utama yang menjadi pemicu tercatat oleh BMKG terjadi pada pukul 05.48 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman hiposenter 62 kilometer. Meskipun ketinggian tsunami yang terpantau di Halmahera Barat relatif kecil, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat riwayat gempa di wilayah tersebut dan potensi bahaya yang menyertainya.


