Chapnews – Ekonomi – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih yang dijadwalkan pada 21 Juli 2025 mendatang oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah. Konsep koperasi ini cukup unik, dengan peran strategis kepala desa sebagai dewan pengawas.
Zulhas menjelaskan, setiap Koperasi Desa Merah Putih akan dikelola oleh 2-3 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas sebagai tim manajemen. Uniknya, Kepala Desa akan bertindak sebagai dewan pengawas. "Manajemennya nanti ada PPPK 2-3 orang, dibantu pemerintah. Kades sebagai dewan pengawas. Kalau Kades yang mengurus, nanti uangnya habis untuk Pilkades lagi," ujar Zulhas dalam Dialog Peran Swasta Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Menara Kadin, Jumat (18/7/2025).

Sistem transaksi di Koperasi Desa Merah Putih ini ditargetkan akan sepenuhnya cashless. Masyarakat desa akan didorong untuk menggunakan sistem pembayaran elektronik seperti QRIS. Integrasi dengan bank-bank negara juga menjadi bagian penting dari sistem ini. "Di Kopdes tidak ada cash, karena ada BRILink. Transaksi pakai QRIS setiap hari. Desa juga harus bisa pakai QRIS," tambah Zulhas. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi desa dan meminimalisir potensi penyelewengan dana.



