Chapnews – Nasional – Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan perombakan besar-besaran dalam susunan keanggotaan pimpinan, komisi, dan alat kelengkapan dewan (AKD). Langkah strategis ini diumumkan bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, menandai babak baru dalam dinamika internal partai berlambang beringin tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, yang juga menjabat Ketua Fraksi, mengonfirmasi adanya perubahan signifikan ini. Ia menyatakan bahwa pengumuman resmi telah disampaikan dalam rapat paripurna, Selasa (18/8), seiring dengan pengarahan ketua umum di kantor partai.

Rotasi keanggotaan fraksi Golkar di AKD ini tertuang dalam surat resmi fraksi tertanggal 14 Agustus. Dalam struktur pimpinan fraksi, Gde Sumarjaya Linggih kini dipercaya sebagai Sekretaris Fraksi, menggantikan Sari Yuliati yang sebelumnya telah naik jabatan sebagai Wakil Ketua DPR, mengisi posisi yang ditinggalkan Adies Kadir.
Perombakan juga menyentuh jajaran pimpinan komisi-komisi strategis. Di Komisi II DPR, Wakil Ketua yang sebelumnya dijabat Zulfikar Arse kini diamanahkan kepada Agun Gunanjar Sudarsa. Sementara itu, posisi Wakil Ketua Komisi III yang sempat kosong, kini resmi diisi oleh Daniel Mutaqien Syafiuddin.
Tak hanya itu, perubahan signifikan juga terjadi di Komisi X. Hetifah Sjaifudian, yang sebelumnya menjabat Ketua Komisi X, kini dipindahkan menjadi anggota Komisi VII Bidang Sosial Keagamaan. Posisinya sebagai Ketua Komisi X kini diemban oleh Agung Widyantoro.
Sarmuji secara terbuka mengakui bahwa proses perombakan ini tidaklah mudah. Ia menyoroti adanya kedekatan beberapa anggota dengan pengurus pusat maupun organisasi pendiri Golkar seperti Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), maupun Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi). "Jadi pokoknya ngeri-ngeri sedap sekarang ini. Padahal ketua fraksinya masih sekjen, kalau ketua fraksinya bukan sekjen lebih pusing lagi itu. Jadi saya sampaikan laporan ini sekaligus minta perlindungan pada Ketua Umum ini," ujar Sarmuji di hadapan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, seperti dilansir chapnews.id.


