Ads - After Header

Langkah Cepat Atasi Karhutla Jawa Timur

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah darurat dengan mengerahkan armada udara tambahan dari Pulau Kalimantan guna meredam eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pemadaman di sejumlah titik krusial, terutama di kawasan pegunungan yang menjadi jantung ekosistem Jawa Timur.

Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa pengiriman alutsista udara ini mencakup helikopter khusus pemadaman hingga pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Kehadiran bantuan dari luar pulau ini diharapkan mampu memutus rantai api agar tidak semakin meluas ke area pemukiman atau hutan yang lebih dalam.

Langkah Cepat Atasi Karhutla Jawa Timur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kami berharap dengan tambahan alutsista ini, proses pemadaman bisa berjalan lebih cepat sehingga api tidak terus membara atau meluas ke wilayah lain," ujar Kristomei dalam keterangan resminya, Jumat (23/10).

Secara spesifik, BNPB telah menerjunkan satu unit helikopter water bombing yang diberangkatkan dari Kalimantan Selatan menuju wilayah Malang. Selain itu, satu pesawat khusus untuk menjalankan misi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga telah dikirim dari Kalimantan Barat. Upaya modifikasi cuaca ini bertujuan untuk menciptakan hujan buatan guna membasahi lahan yang kering dan membantu memadamkan titik api dari udara.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, intensitas pemadaman udara memang sangat tinggi. Hingga saat ini, pesawat water bombing tercatat telah melakukan sebanyak 462 kali penerbangan untuk menyiram titik-titik api yang muncul di berbagai lokasi.

Tak hanya mengandalkan pesawat besar, teknologi terkini juga mulai diimplementasikan di lapangan. Tim di lapangan kini memanfaatkan drone water spray dengan kapasitas 100 liter. Penggunaan drone ini menjadi solusi cerdas untuk menjangkau area-area ekstrem, seperti tebing curam dan jurang dalam yang mustahil diakses oleh personel pemadam kebakaran darat.

Kondisi karhutla di Jawa Timur saat ini memang berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Selama masa siaga darurat, tercatat sebanyak 184 kejadian kebakaran telah melanda 26 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Total luas lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 11.449 hektare.

Yang menjadi perhatian serius adalah fakta bahwa sekitar 77,05 persen dari total lahan yang terbakar tersebut merupakan kawasan hutan konservasi. Hal ini membuat misi penanganan tidak hanya sekadar memadamkan api, tetapi juga menjadi upaya penyelamatan ekosistem yang sangat vital.

"Selain faktor cuaca ekstrem yang memicu kekeringan, munculnya titik api secara bersamaan di beberapa gunung besar seperti Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, hingga Ijen menjadi tantangan berat bagi kami," tambah Kristomei.

Dengan kombinasi antara helikopter water bombing, pesawat modifikasi cuaca, penggunaan drone canggih, serta penguatan personel di darat, BNPB optimis bahwa kobaran api di kawasan pegunungan Jawa Timur dapat segera dikendalikan sepenuhnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer