Chapnews – Nasional – Ambon – Sebuah insiden penggerebekan yang melibatkan dua anggota kepolisian mengguncang Kota Ambon pada Sabtu dini hari (8/8). Brigpol RL, seorang anggota Polda Maluku, menggerebek istrinya, Brigadir IT, yang juga seorang polwan, di sebuah rumah kos di kawasan Tanah Tinggi, Kelurahan Uretetu, Kecamatan Sirimau. Aksi ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan, namun menariknya, Brigadir IT ditemukan seorang diri di dalam kamar, tanpa adanya pria lain yang dituduhkan.
Peristiwa dramatis ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIT. Brigpol RL tidak sendirian; ia didampingi oleh rombongan personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku. Mereka langsung menuju kamar 402 di lantai 4 penginapan sementara tersebut, yang diketahui dihuni oleh Brigadir IT.

Bersama pemilik kos, tim gabungan itu kemudian membuka pintu kamar 402. Namun, tidak ada pria lain yang ditemukan di dalam kamar tersebut. Brigadir IT didapati seorang diri, tanpa kehadiran sosok pria yang sebelumnya dilaporkan oleh sang suami. Pemilik rumah kos juga memberikan keterangan bahwa Brigadir IT telah menghuni kamar tersebut selama dua pekan terakhir.
Polda Maluku Angkat Bicara
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rosita Umasugy, mengonfirmasi adanya insiden penggerebekan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Bidang Propam Polda Maluku memang menerima laporan terkait dugaan keberadaan salah satu Polwan bersama seorang laki-laki di sebuah kamar rumah kos.
"Memang diterima oleh piket bidang propam pada Sabtu, 8 Agustus 2020, sekitar pukul 00.29 WIT," ujar Kombes Rosita melalui keterangan tertulis yang diterima chapnews.id, Minggu (9/8). Laporan tersebut disampaikan oleh Brigpol RL, yang menduga istrinya berada bersama seorang pria di sebuah rumah kos di Kawasan Tanah Tinggi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Bidang Propam Polda Maluku langsung meluncur ke lokasi. "Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Kombes Rosita.
Setibanya di lokasi, petugas Propam memang menemukan sepeda motor milik Brigadir IT terparkir di halaman rumah kos, serta sepasang sendal miliknya di luar kamar 402. Namun, hasil pemeriksaan di dalam kamar tidak menunjukkan adanya pria lain.
"Pada saat petugas berhasil memastikan kondisi kamar yang bersangkutan ditemukan seorang diri. Tidak ditemukan keberadaan orang lain ataupun laki-laki lain di dalam kamar sebagaimana informasi awal yang dilaporkan," pungkas Kombes Rosita, menepis dugaan awal adanya perselingkuhan di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kelanjutan kasus ini dari pihak kepolisian.

