Chapnews – Nasional – Bandara Soekarno-Hatta menjadi saksi bisu penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut hadir dalam prosesi persemayaman jenazah yang penuh haru pada Sabtu (4/4) malam.
Di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, suasana duka menyelimuti kedatangan tiga peti jenazah yang terbalut bendera Merah Putih. Mereka adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, putra-putra terbaik bangsa yang gugur dalam tugas mulia. Tangis haru keluarga pecah menyambut kepulangan para pahlawan.

Presiden Prabowo terlihat menyalami satu per satu anggota keluarga almarhum dengan raut wajah berduka, serta memberikan hormat militer di hadapan foto para prajurit. Tak ketinggalan, Presiden ke-6 RI SBY, yang mengenakan baret biru khasnya, juga turut memberikan penghormatan serupa. Kehadiran dua tokoh dengan latar belakang militer kuat ini, yang sama-sama pernah berdinas di TNI Angkatan Darat, menjadi simbol solidaritas dan penghargaan tertinggi atas pengorbanan para prajurit.
Ketiga prajurit tersebut gugur dalam insiden yang terjadi di tempat dan waktu terpisah di Lebanon selatan. Wilayah tersebut merupakan zona rawan konflik, berdekatan dengan perbatasan Israel yang sedang bergejolak akibat adu serang antara negara Zionis itu dengan milisi Hizbullah. Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan risiko dan tantangan besar yang dihadapi pasukan perdamaian di medan tugas.
Sebelumnya, sebuah upacara penghormatan militer juga telah diselenggarakan oleh UNIFIL di Lebanon pada Kamis (2/4) waktu setempat. Upacara yang berlangsung di Hanggar Lebanese Air Force Beirut tersebut dipimpin langsung oleh Force Commander (FC)/Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara. Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Sebagai bentuk apresiasi, Force Commander UNIFIL secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah, sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada kontingen Indonesia.
Setelah upacara penuh haru di Bandara Soekarno-Hatta, ketiga jenazah pahlawan bangsa ini akan segera diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing. Di sana, mereka akan dimakamkan dalam sebuah upacara militer yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai inspektur upacara, mengakhiri perjalanan pengabdian mereka kepada negara dengan kehormatan tertinggi.


