Ads - After Header

Pesan Kiai Sepuh untuk Rais Aam PBNU: Rangkul Semua!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Jombang – KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya memimpin sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026-2031. Penetapan ini dilakukan melalui Muktamar ke-35 NU yang baru saja berakhir di Jombang. Namun, di balik keputusan penting tersebut, Majelis Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) menitipkan sebuah amanat krusial yang ditujukan langsung kepada Rais Aam terpilih.

Amanat istimewa dari para kiai sepuh anggota AHWA ini diungkapkan oleh KH Anwar Iskandar. Beliau menegaskan bahwa inti dari pesan tersebut adalah agar KH Miftachul Akhyar dapat merangkul seluruh potensi dan elemen yang ada di dalam tubuh Nahdlatul Ulama. "Ada catatan yang merupakan pesan dari para anggota Ahlul Halli wal Aqdi semuanya: Bahwa kepada Rais Aam terpilih diamanatkan untuk mengajak potensi-potensi yang ada di dalam Nahdlatul Ulama, dalam bentuk apa pun, untuk ke depan bersama-sama merawat dan mengurus Nahdlatul Ulama," ujar Kiai Anwar saat membacakan berita acara di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, akhir pekan lalu.

Pesan Kiai Sepuh untuk Rais Aam PBNU: Rangkul Semua!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kiai Anwar menambahkan, pesan ini juga menekankan pentingnya mengesampingkan perbedaan latar belakang dinamika organisasi yang mungkin terjadi sebelumnya. "Sehingga apa pun background sebelumnya dalam dinamika keorganisasian ini, nanti semuanya akan kita ajak. Itu pesan dari Ahlul Halli wal Aqdi kepada Rais Aam terpilih," tegasnya.

Proses pemilihan Rais Aam sendiri berlangsung melalui musyawarah tertutup sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam AHWA. Musyawarah ini digelar di Ndalem Kasepuhan, kediaman KH Wahab Hasbullah, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Informasi yang dihimpun chapnews.id di lokasi, pertemuan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB pada Minggu malam itu.

KH Miftachul Akhyar diumumkan secara resmi sebagai Rais Aam terpilih oleh Kiai Anwar Iskandar, didampingi oleh sesama anggota AHWA, KH Said Aqil Siradj. "Setelah melakukan musyawarah tertutup, anggota AHWA secara mufakat memutuskan bahwa nama KH Miftachul Akhyar dipilih menjadi Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031," kata Kiai Anwar.

Berita acara penetapan ini telah ditandatangani oleh kesembilan anggota AHWA. Mereka adalah KH Nurul Huda Dazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya, KH Baharuddin HS, KH Miftakhul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siradj, dan KH Abun Bunyamin. "Demikian hasil rapat Ahlul Halli wal Aqdi pada Muktamar ke-35 ini disampaikan. Mudah-mudahan langkah-langkah kita, perjuangan kita, senantiasa diridai oleh Allah SWT," pungkas Kiai Anwar.

KH Miftachul Akhyar dikenal luas sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya. Jejak rekamnya di NU sangat panjang, mulai dari Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, hingga Wakil Rais Aam dan Pejabat Rais Aam PBNU sebelum menjabat definitif. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025, menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan keulamaan yang tidak diragukan lagi.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer