Chapnews – Ekonomi – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, baru-baru ini mengukuhkan komitmennya dalam menjamin ketersediaan energi nasional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) jangka panjang. Kesepakatan strategis ini terjalin dengan Mont D’Or Oil Tungkal Limited (MOTL/MontD’Or) yang beroperasi di Wilayah Kerja (WK) Tungkal, Jambi, untuk pasokan gas bumi sebesar 5,45 BBTUD.
Melalui PJBG ini, PGN akan menerima pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD mulai tahun 2026 hingga 2034. Setelah periode tersebut, volume pasokan akan mengalami penurunan bertahap (ramping down) hingga tahun 2040. Durasi perjanjian yang panjang ini menunjukkan visi PGN untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi dalam jangka waktu yang signifikan, mendukung kebutuhan energi domestik di masa depan.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menegaskan pentingnya kerja sama ini. "Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan," ujar Aldiansyah di Jakarta, seperti dikutip dari chapnews.id.
Penandatanganan PJBG ini tidak hanya memberikan kepastian penyerapan gas bumi dari WK Tungkal, tetapi juga memainkan peran krusial bagi PGN dalam menjaga keandalan penyaluran gas kepada para pelanggan. Dengan pasokan yang terjamin, PGN dapat lebih optimis dalam memenuhi kebutuhan sektor industri, komersial, dan rumah tangga di berbagai wilayah.
Secara geografis, lokasi WK Tungkal yang berada di Wilayah Sumatera Bagian Tengah sangat strategis. Gas yang dihasilkan dari wilayah ini nantinya akan diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN yang telah tersebar di Pulau Sumatera, memastikan efisiensi dan jangkauan distribusi yang optimal ke berbagai titik konsumsi.

