Chapnews – Ekonomi – Era digital menghadirkan kemudahan transaksi lewat paylater dan kartu kredit. Meski sama-sama menawarkan pembelian dulu, bayar kemudian, keduanya punya perbedaan krusial. Artikel ini mengungkap perbedaan mendasar yang perlu Anda ketahui sebelum memilih.
Pertama, proses pengajuan. Paylater, umumnya dari fintech, hanya butuh registrasi singkat via aplikasi, cukup dengan KTP dan foto diri. Berbeda dengan kartu kredit yang dikeluarkan bank, prosesnya lebih rumit, memerlukan riwayat kredit dan dokumen keuangan seperti slip gaji.

Kedua, limit dan tenor pembayaran. Paylater menawarkan limit lebih kecil, ideal untuk transaksi harian dengan jangka waktu pembayaran pendek (1-12 bulan). Kartu kredit, sebaliknya, punya limit lebih besar dan opsi cicilan lebih panjang, bahkan hingga 36 bulan, tergantung kebijakan bank penerbit.
Kesimpulannya, pilihan antara paylater dan kartu kredit bergantung pada kebutuhan dan profil keuangan masing-masing individu. Paylater cocok untuk transaksi kecil dan jangka pendek, sementara kartu kredit lebih fleksibel untuk pembelian besar dan jangka panjang, namun dengan persyaratan yang lebih ketat. Pahami perbedaannya sebelum memutuskan!



