Ads - After Header

Skandal Umrah Terbongkar? Kemenhaj Verifikasi 3.000 Travel!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengambil langkah tegas dengan mengumumkan rencana verifikasi ulang terhadap sekitar 3.000 agen perjalanan umrah yang beroperasi di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan dan kredibilitas biro perjalanan tersebut demi melindungi masyarakat dari potensi penipuan yang marak terjadi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa angka 3.000 travel ini merupakan data yang tercatat sebelum Kemenhaj resmi dibentuk. Dalam pernyataannya di Kantor Kemenhaj, Jakarta Pusat, pada Senin (14/9) lalu, Dahnil menegaskan, "Tiga ribu travel umrah itu kan yang sebelum ada Kementerian Haji. Oleh sebab itu, kami akan upayakan supaya segera diverifikasi ulang untuk memastikan mana travel umrahnya yang pantas digunakan oleh publik, mana yang tidak."

Skandal Umrah Terbongkar? Kemenhaj Verifikasi 3.000 Travel!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kemenhaj sendiri telah menerima sekitar 13.000 aduan terkait dugaan penipuan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Dahnil mengungkapkan bahwa mayoritas aduan tersebut berkaitan dengan kasus umrah. Ia mengakui bahwa selama ini sektor umrah cenderung menjadi "pasar bebas" yang rentan terhadap praktik tidak bertanggung jawab. "Kami harus menangani ini pelan-pelan karena kasus umrah belakangan ini paling banyak, mengingat selama ini umrah itu pasar bebas sekali," ujarnya.

Sebagai respons awal, Kemenhaj telah membekukan izin tiga agen perjalanan umrah yang terbukti bermasalah. Jumlah ini diprediksi akan bertambah seiring rampungnya proses verifikasi ulang yang sedang berjalan.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menambahkan bahwa Kemenhaj juga telah mengoperasikan desk pengaduan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Fasilitas ini, menurut Irfan, hampir setiap hari menerima laporan dari masyarakat terkait masalah keberangkatan umrah. "Kita tempatkan petugas di sana dan hampir tiap hari pasti ada laporan. ‘Saya sudah… jadwal berangkat, tapi tidak berangkat-berangkat’. Bagaimana itu, pasti, hampir tiap hari ada," jelas Irfan, menggambarkan urgensi masalah ini.

Langkah verifikasi ulang dan pengetatan pengawasan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perjalanan umrah yang lebih transparan, aman, dan terpercaya bagi seluruh calon jemaah. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan memastikan legalitas serta rekam jejak biro perjalanan sebelum memutuskan untuk mendaftar.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer