Chapnews – Nasional – Gelombang pemudik awal Lebaran mulai membanjiri Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menciptakan pemandangan yang padat merayap. Sejak Senin (16/3) siang, area tunggu stasiun ini nyaris tak menyisakan kursi kosong, memaksa banyak calon penumpang untuk duduk lesehan di lantai, memenuhi setiap sudut yang tersedia.
Kepadatan ini tak hanya terjadi di area tunggu. Akses jalan bagi warga yang lalu-lalang di dalam stasiun pun ikut terhambat, lantaran antrean panjang menuju peron dan kerumunan pemudik yang menunggu keberangkatan. Suasana hiruk pikuk semakin terasa dengan lalu lalang penumpang yang membawa berbagai jenis barang bawaan, mulai dari koper besar yang dituntun hingga kardus-kardus berukuran jumbo.

Para porter juga terlihat sibuk menawarkan jasanya, bersahutan di antara kerumunan, membantu pemudik mengangkut barang-barang mereka menuju gerbong kereta. Pemandangan ini menjadi cerminan dimulainya arus mudik yang lebih awal dari perkiraan.
Salah satu pemudik yang ditemui chapnews.id, Ubay, mengungkapkan dirinya akan bertolak ke kampung halamannya di Lamongan, Jawa Timur. Ubay menjelaskan, keberangkatannya yang lebih awal ini karena ia mendapatkan program mudik gratis yang jadwalnya mengharuskan ia berangkat hari ini.
"Karena memang mudik gratisnya hari ini. Sebetulnya kita juga kepengin mepet-mepet hari Lebaran," tutur Ubay, seperti dikutip dari chapnews.id. Meski demikian, Ubay merasa waktu keberangkatannya ini masih cukup ideal.
"Tapi ini saya kira sudah apa, mencukupi lah untuk H-4 dari Lebaran, jadi sudah pas begitu saja nanti tinggal kita atur seperti apa arus baliknya," tambahnya, menunjukkan fleksibilitasnya dalam menghadapi jadwal mudik yang padat.



