Ads - After Header

TERBONGKAR! Pemkot Jaksel Bentuk Tim Khusus Siomay Ikan Sapu-Sapu

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengambil langkah serius terkait peredaran siomay yang diduga menggunakan bahan baku ikan sapu-sapu. Demi menjamin keamanan pangan masyarakat, sebuah tim terpadu telah dibentuk untuk melakukan pengawasan ketat terhadap para pedagang.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menjelaskan bahwa tim ini akan melibatkan unsur dari Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). "Kami harus bawa tim yang betul-betul mengerti makanan ini kandungannya ada ikan sapu-sapu atau tidak," tegas Anwar dalam acara Berdiskusi Kota dan Wartawan (Berkawan) di Jakarta, Rabu.

TERBONGKAR! Pemkot Jaksel Bentuk Tim Khusus Siomay Ikan Sapu-Sapu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Anwar menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak akan bersifat mendadak atau represif. Pemeriksaan akan dilakukan secara terukur dan humanis agar tidak merugikan pedagang kecil yang mencari nafkah. "Jangan sampai kita entar main sergap aja akhirnya kasihan pedagangnya," imbuhnya, menunjukkan komitmen untuk berdialog dan mengedukasi.

Selain pengawasan, Pemkot Jaksel juga akan mengedepankan edukasi kepada pedagang mengenai pentingnya penggunaan bahan pangan yang aman dan layak konsumsi. Sementara itu, Sudin KPKP Jakarta Selatan telah memulai pemetaan wilayah yang akan menjadi fokus pengawasan terhadap pedagang siomay berbahan olahan perikanan.

"Terkait sidak olahan pengolah hasil perikanan kita sudah mulai mapping dulu nih," ujar Arief dari Sudin KPKP Jakarta Selatan, menambahkan bahwa informasi mengenai pergerakan tim akan diumumkan kemudian setelah persiapan matang.

Lebih lanjut, upaya penanganan ikan sapu-sapu tidak hanya terbatas pada pengawasan makanan. Pemkot Jaksel juga gencar melakukan penanganan ikan invasif ini di lingkungan perairan. Bantuan alat tangkap telah didistribusikan ke seluruh kecamatan untuk mendukung operasi penangkapan ikan sapu-sapu.

"Kita sudah mulai mendistribusikan bantuan untuk peralatan tangkap di seluruh Kecamatan," kata Anwar, mengapresiasi semangat partisipasi warga. Operasi penangkapan ikan sapu-sapu skala besar rencananya akan kembali digelar pada awal Mei. Ikan yang tertangkap akan dimusnahkan sesuai rekomendasi MUI, yaitu dimatikan terlebih dahulu sebelum dikubur di lokasi yang telah ditentukan seperti BBI dan Kebun Bibit Ciganjur.

Selain pemusnahan, pemerintah juga tengah mengkaji potensi pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan pakan ternak dan pupuk organik, guna memberikan nilai guna lanjutan dari penanganan ikan ini. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot Jaksel dalam menjaga keamanan pangan sekaligus mengelola lingkungan secara berkelanjutan demi kesehatan masyarakat dan ekosistem.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer